Konten dari Pengguna

Memahami Cara Kerja Air Purifier dan Efektivitasnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami Cara Kerja Air Purifier dan Efektivitasnya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Memahami Cara Kerja Air Purifier dan Efektivitasnya. Foto: Pexels

Partikel udara kotor tidak hanya ditemukan di jalanan, tapi juga di dalam ruangan. Oleh karena itu, kini semakin banyak orang yang membeli alat pembersih udara atau juga disebut air purifier. Lalu, bagaimana cara kerja air purifier?

Air purifier bekerja dengan sistem yang relatif sederhana. Alat ini menggabungkan filter internal dan kipas untuk menarik partikel udara kotor, kemudian udara tersebut "dimurnikan" untuk diedarkan kembali ke ruangan.

Proses penyaringan udara tersebut berulang beberapa kali dalam satu jam. Tujuannya untuk semakin meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.

Cara Kerja Air Purifier

Ilustrasi Cara Kerja Air Purifier. Foto: Pexels

Mengutip Live Science, air purifier terdiri dari kipas yang menyedot udara dan filter. Meski keduanya tidak dapat terpisahkan, tapi variabel yang paling penting dan perlu diperhatikan dalam air purifier adalah filternya.

Sesuai namanya, filter pada air purifier berfungsi menangkap dan menetralisir polutan serta partikel pada udara. Kemudian, udara yang sudah disaring akan disirkulasikan kembali ke dalam ruangan.

Biasanya filter air purifier terbuat dari kertas atau serat seperti fiberglass dan jaring. Bahan ini efektif dalam menyaring sebagian besar partikel polusi, meskipun beberapa partikel mungkin masih tertinggal di furnitur atau dinding.

Kebanyakan filter menjebak molekul yang relatif besar dan kasar berukuran kurang lebih 5 mikron, seperti tungau debu. Namun, ada juga filter yang bisa menyaring partikel lebih kecil hingga kurang lebih 3 mikron menggunakan jaringan serat lebih padat.

Beberapa air purifier juga memiliki filter ultraviolet yang menggunakan cahaya untuk menghancurkan kotoran biologis seperti jamur dan bakteri.

Ada pula air purifier yang menggunakan arang aktif. Jenis ini dapat menghilangkan gas, seperti senyawa organik yang mudah menguap (VOC) dan partikel asap.

Baca Juga: Cara Menggunakan Humidifier untuk Ruangan dengan Tepat

Apakah Air Purifier Benar-benar Efektif?

Ilustrasi Air Purifier Bekerja. Foto: Pexels

Melihat dari cara kerja air purifier yang sudah dijelaskan, alat ini jelas dibuat dengan baik dan dapat bekerja sesuai tujuannya. Namun, apakah kinerjanya efektif?

Jawabannya adalah ya, tetapi hanya pada tingkat tertentu. Dikutip dari Healthline, ada beberapa faktor yang memengaruhi efektivitas air purifier, yaitu:

  • Jenis zat pencemar di rumah Anda

  • Ventilasi di rumah Anda

  • Ukuran ruang yang ingin Anda bersihkan

  • Jenis dan jumlah filter yang digunakan pembersih udara

  • Tingkat Clean Air Delivery Rate (CADR) air purifier

  • Seberapa besar Anda dapat mengendalikan sumber udara kotor

  • Seberapa konsisten Anda menggunakan air purifier

Selain itu, partikel kotoran tidak hanya tersebar di udara, tetapi juga dapat menempel pada furnitur, tempat tidur, dan karpet. Jadi, intensitas membersihkan rumah juga dapat memengaruhi seberapa keras air purifier harus bekerja.

(DEL)