Konten dari Pengguna

Memahami Kaidah Penggunaan Kalimat Ajakan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kalimat. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kalimat. Foto: Unsplash.

Kalimat ajakan menjadi salah satu yang dipelajari dalam Bahasa Indonesia. Kalimat ajakan tergolong ke dalam jenis kalimat perintah karena mengandung unsur memberikan perintah kepada seseorang untuk melakukan suatu hal.

Penggunaan kalimat ajakan bertujuan untuk menyampaikan sebuah ajakan kepada seseorang atau sekelompok orang. Pihak kedua yang berkedudukan sebagai pihak yang diajak, diharapkan dapat mengikuti perintahnya.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai kalimat ajakan, simak pembahasan berikut.

Pengertian Kalimat Ajakan

Kalimat ajakan atau disebut juga dengan kalimat perintah adalah kalimat yang mengandung ajakan kepada seseorang atau sekelompok orang. Diharapkan orang yang dituju tersebut mengikuti si “pengajak”.

Salah satu ciri khas pada kalimat ajakan adalah penggunaan kata "mari", "ayo", atau "marilah".

Ciri Ciri Kalimat Ajakan

Berikut ciri-ciri dari kalimat ajakan:

  • Memiliki sifat yang membujuk orang lain untuk melakukan sesuatu yang diminta oleh pengajak.

  • Kalimat ajakan termasuk pula dengan kalimat persuasif yang selalu ditandai dengan tanda seru di akhir kalimat.

  • Karena termasuk dalam kalimat persuasif, maka kalimat ini biasa digunakan dalam iklan promosi, himbauan, dan slogan yang digunakan untuk mengajak orang.

  • Menggunakan kata ganti orang yang sifatnya lebih jamak apabila kalimat ini ditujukan pada lebih dari satu orang.

  • Biasanya menggunakan kata ganti “kita”, jika mengajak seseorang untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan si pengajak.

  • Untuk menulis kalimat ajakan harus menggunakan kalimat menarik dengan rima kalimat yang mudah diingat.

Ilustrasi Kalimat. Foto : Pixabay.

Fungsi Kalimat Ajakan

Kalimat ajakan umumnya memiliki fungsi seperti berikut:

1. Sebagai kalimat himbauan atau perintah.

2. Digunakan dalam kegiatan promosi.

3. Bisa digunakan sebagai paragraf persuasif yang mempunyai tujuan yang sama dengan kalimat ajakan.

Jenis-jenis Kalimat Ajakan

1. Persuasive Politic

Jenis kalimat persuasif ini biasa dimanfaatkan bagi orang orang yang bergelut di bidang politik.

Contoh kalimat:

  • Generasi milenial, pilih pemimpin yang benar!

  • Ayo sukseskan Pilkada Jawa Tengah 2020, tunjukkan pilihanmu!

  • Tolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law, katakan tidak lah yaw!

2. Persuasive Education

Kalimat ajakan ini pun cenderung mengajak orang lain untuk melakukan sesuatu yang memiliki hubungan dengan dunia pendidikan.

Contoh kalimat:

  • Ayo tuntaskan wajib belajar 12 tahun!

  • Generasi muda, jangan berhenti belajar dan berkarya!

  • Generasi hebat adalah generasi berpendidikan dan kreatif!

3. Advertence Persuasive

Kalimat ajakan ini mengandung bahan promosi, contohnya adalah iklan suatu produk. Tidak hanya mengandung promosi produk, jenis kalimat ini kadang juga digunakan sebagai promosi sebuah iklan layanan masyarakat.

Contoh kalimat:

  • Mari tanamkan makan tanpa sisa untuk kebaikan bumi kita!

  • Ayo nikmati secangkir kopi hitam ini dengan membeli di galeri terdekat!

(VIO)