Konten dari Pengguna

Memahami Kode ICD 10 DKA untuk Diagnosis Penyakit Dermatitis Kontak Alergi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kode IDC 10 DKA. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kode IDC 10 DKA. Foto: Thinkstock

Kode ICD 10 DKA menjadi hal penting yang perlu diketahui tenaga medis. Rangkaian kode ini dapat digunakan untuk memudahkan proses diagnosis penyakit Dermatitis Kontak Alergi (allergic contact dermatitis).

Mengutip Panduan Praktik Klinik SMF llmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr Soetomo Surabaya, DKA adalah dermatitis yang terjadi akibat pejanan dengan bahan alergen di luar tubuh. Penyakit kulit ini dapat diperantarai oleh reaksi hipersensitivitas tipe 4 yaitu comb dan gel.

Kode ICD 10 telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) untuk membantu tenaga medis mengklasifikasikan gejala dan tingkat keparahan suatu penyakit. Tidak hanya itu, kode ini juga bisa menjadi acuan yang tepat bagi pasien dalam proses penanganan dan pengobatannya.

Lantas, apakah itu DKA? Bagaimana penerapan kode ICD 10 dalam diagnosis penyakit ini?

Mengenal Dermatitis Kontak Alergi dan Kode ICD 10 DKA

Dermatitis kontak alergi atau DKA adalah ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan zat yang memiliki reaksi alergi terhadapnya. Ruam ini tidak menular dan mengancam jiwa, namun bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

com-Ilustrasi anak gatal-gatal Foto: shutterstock

Banyak zat yang dapat menyebabkan reaksi DKA, di antaranya sabun, kosmetik, wewangian, perhiasan, dan lain-lain. Mengutip laman Washington University, tenaga medis mengklasifikasikan jenis penyebabnya melalui kode ICD 10 DKA berikut:

  • L23.0 – Dermatitis kontak alergi karena logam (Allergic contact dermatitis due to metals)

  • L23.1 - Dermatitis kontak alergi karena perekat (Allergic contact dermatitis due to adhesives)

  • L23.2 - Dermatitis kontak alergi karena kosmetik (Allergic contact dermatitis due to cosmetics)

  • L23.3 - Dermatitis kontak alergi karena obat yang kontak dengan kulit (Allergic contact dermatitis due to drugs in contact with skin).

  • L23.4 - Dermatitis kontak alergi karena pewarna (Allergic contact dermatitis due to dyes)

  • L23.5- Dermatitis kontak alergi karena produk kimia lainnya (Allergic contact dermatitis due to other chemical products)

  • L23.6- Dermatitis kontak alergi karena makanan yang kontak dengan kulit (Allergic contact dermatitis due to food in contact with the skin)

  • L23.7 - Dermatitis kontak alergi karena tumbuhan (Allergic contact dermatitis due to plants)

  • L23.81 - Dermatitis kontak alergi karena binatang (Allergic contact dermatitis due to animal)

  • L23.89 - Dermatitis kontak alergi karena agen lain (Allergic contact dermatitis due to other agents)

  • L23,9 - Dermatitis kontak alergi karena sebab yang tidak spesifik (Allergic contact dermatitis unspecified cause)

Rangkaian kode di atas dapat digunakan tenaga medis untuk memudahkan proses pengobatan pasien. Mereka dapat memilih jenis penanganan yang tepat dan menjauhkan penyebab alerginya.

Menurut Mayo Clinic Staff, ruam dan gatal pada penyakit DKA tidak bersifat permanen. Gejalanya bisa hilang dalam 2-4 minggu jika pasien menghindari zat penyebabnya. Sebagai penanganan awal, pasien dapat mengompres kulitnya dengan air dingin, mengoleskan dengan krim antigatal, dan tidak menggaruknya.

Ilustrasi kaligata pada anak. Foto: Thinkstock

Dermatitis kontak biasanya terjadi pada area tubuh yang secara langsung terpapar zat penyebab alergi. Ruam biasanya berkembang dalam beberapa menit hingga jam setelah terpapar. Adapun tanda dan gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Ruam merah.

  • Gatal yang tak tertahankan.

  • Kulit kering, pecah-pecah, bersisik.

  • Benjolan dan lecet, terkadang disertai keluarnya cairan dan pengerasan kulit.

  • Pembengkakan, sensasi terbakar, dan nyeri.

Jika merasakan gejala tersebut, pasien disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Ini penting dilakukan untuk mencegah DKA menyebar ke area tubuh lain dan menyebabkan gatalnya semakin parah.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu DKA?

chevron-down

DKA atau Dermatitis kontak alergi ialah ruam merah dan gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan zat yang memiliki reaksi alergi terhadapnya.

Apa itu ICD 10?

chevron-down

ICD 10 atau The International Classification of Diseases and Related-health Problems 10th merupakan pedoman klasifikasi internasional tentang penyakit.

Apa itu Kode ICD 10 DKA?

chevron-down

Kode ICD 10 DKA kerap digunakan dalam proses diagnosis penyakit dermatitis kontak alergi (DKA). Kode dasarnya adalah L23 yang diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya.