Memahami Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yang Tercantum dalam Pancasila

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pandangan hidup bangsa Indonesia selalu bersumberkan pada nilai-nilai Pancasila. Sejak disahkan pada 18 Agustus 1945, Pancasila telah resmi dijadikan sebagai dasar negara sekaligus sumber ideologi bangsa.
Tak hanya memuat norma-norma, Pancasila juga mengandung nilai luhur yang dijadikan sebagai fondasi berdirinya negara. Pancasila memuat pandangan hidup yang jelas, sehingga bangsa Indonesia mampu mengetahui kemana arah tujuannya.
Pancasila juga memiliki kedudukan yang penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita perlu memahami betul tentang Pancasila. Lantas, apa arti Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia?
Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Mengutip buku Pancasila: Suatu Orientasi Singkat karya Darji Darmodiharjo, Pancasila sebagai pandangan hidup dapat dilibatkan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Pancasila adalah way of life, yang berarti pedoman atau petunjuk dalam menjalani kehidupan.
Bicara soal pandangan hidup, ini merupakan prinsip mendasar dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Di dalamnya terdapat konsepsi mengenai kehidupan yang dicita-citakan, dasar pemikiran terdalam, serta gagasan mengenai wujud kehidupan.
Untuk menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, kita bisa menerapkan setiap butirnya dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila SMP/MTs Kelas VIII, berikut beberapa poin penerapan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia:
Berdasarkan Sila I: Ketuhanan Yang Maha Esa
Mempercayai keberadaan Tuhan Yang Maha Esa dengan sifat- sifat yang dimiliki-Nya.
Menaati semua ajaran yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Memiliki rasa toleransi dan saling menghormati kepada penganut agama lain.
Berdasarkan Sila II: Kemanusiaan yang adil dan beradab
Menempatkan manusia sebagai makhluk Tuhan dengan segala martabat dan hak asasinya.
Memperlakukan diri sendiri dan manusia lain dengan adil dan beradab.
Memperlakukan semua manusia sebagai individu secara seimbang.
Berdasarkan Sila III: Persatuan Indonesia
Membina persatuan antarsuku bangsa yang ada di Indonesia.
Membina persatuan Wilayah Indonesia dan Kebudayaan yang Bhinneka Tunggal Ika.
Mencintai Tanah Air dan Bangsa Indonesia.
Mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.
Berdasarkan Sila IV: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat di dalam permusyawaratan dan perwakilan
Menjunjung tinggi asas kerakyatan.
Melaksanakan asas kerakyatan dengan akal sehat.
Menaati segala putusan rakyat dalam lembaga-lembaga perwakilan.
Berdasarkan Sila V: Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Turut menciptakan kehidupan yang adil di segala bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya dan lain-lain.
Menumbuhkan sikap tolong-menolong, kekeluargaan dan gotong-royong.
Menjaga statusnya sebagai warga negara dengan memberikan hak dan melaksanakan kewajiban sebagaimana mestinya.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa peran Pancasila bagi bangsa Indonesia?

Apa peran Pancasila bagi bangsa Indonesia?
Sebagai dasar negara, sumber ideologi, dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Apa itu pandangan hidup?

Apa itu pandangan hidup?
Pandangan hidup merupakan prinsip mendasar dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Di dalamnya terdapat konsepsi mengenai kehidupan yang dicita-citakan, dasar pemikiran terdalam, serta gagasan mengenai wujud kehidupan.
Apa contoh penerapan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa?

Apa contoh penerapan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa?
Membina persatuan suku bangsa yang ada di Indonesia, membina persatuan Wilayah Indonesia dan Kebudayaan yang Bhinneka Tunggal Ika.
