Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Otot Polos dan Otot Lurik dalam Tubuh Manusia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi otot-otot pada tubuh manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi otot-otot pada tubuh manusia. Foto: Pixabay

Otot merupakan sebuah jaringan yang berada dalam tubuh manusia dan hewan yang berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk menggerakan tulang. Otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung.

Perbedaan otot polos dan otot lurik yang mencolok bisa diperhatikan dari cara kerja otot tersebut. Otot polos bekerja dengan tidak dipengaruhi kesadaran sedangkan otot lurik dipengaruhi oleh kesadaran.

Lantas apa sajakah ciri-ciri dan perbedaaan dari kedua otot tersebut ? Selengkapnya, berikut ciri-ciri sekaligus perbedaan otot polos dan otot lurik.

Ciri-Ciri serta Perbedaan Otot Polos dan Otot Lurik

ilustrasi otot pada tubuh manusia. Foto: Pixabay

1. Otot Polos

Otot polos merupakan jaringan yang terbentuk oleh sel-sel berbentuk gelondongan yang pada bagian ujungnya cenderung runcing. Sama seperti namanya, otot polos ini memiliki warna polos serta satu inti sel yang terletak di bagian tengah.

Otot ini juga tergolong otot tidak sadar karena memiliki reaksi terhadap rangsang yang begitu lambat, namun ketahanan kerjanya sangat tinggi. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku "Buku Pendalaman Materi (BUPERI) Ilmu Pengetahuan Alam: SMP/MTS Kelas VII" oleh Dewi Nur Halimah.

Cara kerja otot polos tidak berdasarkan oleh perintah otak, namun terjadi di luar kesadaran otak. Oleh karena itu, otot polos sering disebut juga sebagai otot tak sadar (otonom)

Ciri-ciri otot polos antara lain sebagai berikut:

  • Memiliki bentuk yang runcing pada bagian ujung dan bagian tengah menggelembung.

  • Memiliki satu inti sel.

  • Tidak memiliki garis melintang.

  • Gerakannya tidak cepat lelah.

  • Bekerja di luar kesadaran, artinya tidak bekerja di bawah perintah otak.

  • Terletak di bagian sistem organ.

Otot yang berfungsi sebagai alat penggerak tubuh. Foto: Pixabay

2. Otot Lurik

Berbeda dengan otot polos, otot lurik memiliki tampilan warna gelap dan terang yang berseling dan berbentuk serabut atau silindris. Otot ini menempel pada bagian rangka manusia ataupun hewan, sehingga sering disebut sebagai otot rangka.

Jumlah inti sel otot lurik atau otot rangka sangat banyak dan terletak di pinggir. Reaksi terhadap rangsang cepat, namun ketahanan kerjanya begitu rendah. Otot ini termasuk otot tidak sadar.

Mengutip buku IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika) karya Djoko Arisworo, Yusa, Nana Sutresna (2006:32), otot lurik bekerja atas perintah otak dan bukan berasal dari gerak refleks, artinya otot ini digerakan secara sadar.

Ciri-ciri otot lurik:

  • Berbentuk silindris atau serabut.

  • Terlihat adanya garis-garis melintang yang tersusun dari daerah gelap dan terang secara selang-seling.

  • Jumlah inti sel banyak.

  • Bekerja di bawah kesadaran. Otot lurik akan bekerja jika diperintah oleh otak.

  • Reaksi terhadap gerakan cepat.

  • Posisinya terdapat pada bagian rangka.

  • Inti sel berada pada bagian tepi sel.

Itulah ulasan mengenai ciri-ciri dan perbedaan otot polos dan otot lurik untuk menambah wawasan dan pengetahuanmu.

(IMR)