Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Salib Kristen dan Katolik yang Perlu Diketahui

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salib protestan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salib protestan. Foto: Shutterstock

Daftar isi

Kristen dan Katolik merupakan dua agama yang memiliki kesamaan dalam hal keyakinan. Meski begitu, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar, sehingga tidak bisa disebut sebagai satu agama.

Walaupun mengakui Tuhan yang sama, akan tetapi prinsip iman kedua agama ini berbeda. Hal ini meliputi tata cara berdoa dan susunan ibadah, penafsiran dan pemahaman terhadap Alkitab, dan perbedaan pada bangunan gereja.

Dijelaskan dalam buku Karesidenan Madiun 1896-1942 karya Mochammad Nginwanun, gereja Katolik umumnya memiliki banyak simbol salib. Sementara bangunan gereja Kristen hampir tidak memilikinya.

Jika diamati, ternyata terdapat perbedaan salib Kristen dan Katolik yang dipasang di gereja. Seperti apa? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Perbedaan Salib Kristen dan Katolik

Mengutip buku Perjalanan Menjumpai Tuhan: Bunga Rampai Refleksi Agama (2015), perbedaan salib Kristen dan Katolik terdapat pada bentuknya. Salib Kristen biasanya tidak ada patung Yesus-nya, sementara salib Katolik selalu ada patung Yesus saat disalib.

Ilustrasi salib. Foto: pixabay

Salib Kristen mewakili kemenangan atas kejahatan. Ini adalah simbol dari penyaliban Kristus yang bisa mengingatkan umat tentang pengorbanan Yesus yang mati untuk keselamatan manusia.

Kehadiran salib ini juga amat dicintai dan dihormati oleh semua orang Kristen. Sebagai simbol agama, salib dapat dilihat di Gereja, katedral, sekolah Kristen, dan banyak lembaga lainnya.

Sementara salib Katolik mengingatkan umat tentang semua rasa sakit dan pengorbanan yang telah Yesus berikan untuk menebus dosa umat manusia. Salib ini memiliki patung tubuh Kristus di atasnya.

Umat Katolik biasanya menyimpan salib di rumah mereka untuk berdoa dan beribadah. Ibadah yang dilakukan di depan salib Katolik dinilai bisa mencerminkan pengabdian mereka kepada Yesus. Merujuk pada situs Difference Between dan buku Perjalanan Menjumpai Tuhan (2015), berikut perbedaan salib Kristen dan Katolik selengkapnya:

  • Umumnya, umat Katolik menggunakan salib yang disisipkan dengan daun palma. Tujuannya untuk mengenang perjalanan penyaliban Tuhan Yesus Kristus, mulai dari Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Minggu Palma. Di sisi lain, umat Kristen tidak pernah menyelipkan daun palma pada salib.

  • Salib Katolik biasanya memiliki Corpus atau tubuh Yesus Kristus. Sementara itu, salib Kristen umumnya berupa salib polos tanpa Corpus.

Ilustrasi salib. Foto: pixabay

Perbedaan Trinitas Kristen dan Katolik

Katolik memahami teologi Kristen dalam trinitasnya dengan pemahaman secara biologis, di mana Allah bapak, putra, dan roh kudus pada hakikatnya merupakan satu kesatuan. Namun, trinitas tersebut memiliki tiga pengata diri yang berbeda satu sama lain.

Sementara Kristen Protestan memahami teologi Kristen dalam trinitasnya dengan pemahaman secara idealis, di mana bapak, putra, dan ruh kudus sesungguhnya merupakan tiga diri yang terpisah. Namun, trinitas tersebut mepunyai misi tunggal, yakni bersatu dalam tugas ketuhanan.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apakah Kristen dan Katolik sama?

chevron-down

Walaupun mengakui Tuhan yang sama, akan tetapi prinsip iman Kristen dan Katolik sangat berbeda.

Apa perbedaan Kristen dan Katolik?

chevron-down

Perbedaannya meliputi tata cara berdoa dan susunan ibadah, penafsiran dan pemahaman terhadap Alkitab, dan perbedaan pada bangunan gereja.

Apa perbedaan gereja Kristen dan Katolik?

chevron-down

Gereja Katolik umumnya memiliki banyak simbol salib. Sementara bangunan gereja Kristen hampir tidak memilikinya.