Memahami Perbedaan Telur Ayam Negeri dan Kampung agar Tidak Tertipu

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telur ayam merupakan bahan pangan yang mempunyai nilai gizi tinggi. Di dalamnya, terdapat kandungan protein dan asam amino yang lengkap, sehingga baik untuk kesehatan tubuh.
Telur ayam bisa diolah menjadi menu masakan apa saja seperti telur dadar, telur mata sapi, telur balado, martabak telur, omelet, dan lain-lain. Rasanya yang gurih membuat olahan ini disukai oleh banyak orang.
Dijelaskan dalam Buku Pintar 365 Hari MPASI Terlengkap karya Astrid Savitri, telur yang bisa dikonsumsi terdiri dari dua jenis, yakni telur ayam kampung dan telur ayam negeri. Sekilas kedua jenis telur ini terlihat sama, namun ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Perbedaan tersebut dapat dilihat dari segi ukuran, kandungan protein, serta warna cangkangnya. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang perbedaan telur ayam negeri dan kampung selengkapnya untuk Anda.
Perbedaan Telur Ayam Negeri dan Kampung
Untuk mengetahui perbedaan telur ayam negeri dan kampung, Anda perlu memahami karakteristiknya terlebih dahulu. Pada dasarnya, telur ayam negeri dihasilkan dari jenis ayam leghorn atau ayam ras yang dikembangbiakkan di peternakan.
Ayam leghorn mendapatkan pakan yang sudah diberi vitamin dan nutrisi tambahan. Telur ayam ini memiliki ukuran yang lebih besar, yakni sekitar 40-50 gram. Tekstur cangkang telur ayam negeri relatif kasar dan berwarna oranye kecokelatan.
Sedangkan telur ayam kampung dihasilkan dari jenis ayam bukan ras yang tumbuh dan berkembang biak secara liar. Jenis ayam ini mengonsumsi makanan dari alam seperti biji-bijian, serangga, dan ulat.
Dikutip dari buku Defisiensi Yodium Zat Besi dan Kecerdasan karya Toto Sudargo (2018), berat telur ayam kampung berkisar antara 26-55 gram dengan ukuran lebih kecil dari telur ayam negeri. Warna cangkangnya cenderung lebih putih dengan sedikit sentuhan warna krem.
Kandungan protein dari telur ayam kampung dinilai lebih tinggi dibandingkan telur ayam negeri. Kandungan ini baik untuk mendukung pertumbuhan sel-sel organ dan meningkatkan daya tahan tubuh manusia.
Biasanya, telur ayam kampung dibanderol dengan harga yang lebih mahal. Anda bisa menemukan telur ini di pasar tradisional, swalayan, atau minimarket.
Tips Memilih Telur yang Segar
Saat memilih telur Anda harus berhati-hati. Jangan sampai memilih telur yang tidak segar dan tak layak konsumsi. Agar tidak salah pilih, berikut tips menentukan telur yang segar selengkapnya:
Ciri telur segar yaitu cangkangnya bersih, mulus, tidak retak, dan berwarna cerah. Jika membeli telur dalam kemasan, perhatikan tanggal kedaluarsanya.
Telur yang bagus tidak mengeluarkan suara saat diguncang.
Jika disoroti lampu, telur yang bagus akan terlihat jernih dan terang.
Telur yang baik akan tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air. Sementara telur yang busuk biasanya akan mengambang di permukaan air.
Jangan mencuci telur jika baru dibeli. Sebab, mencuci telur hanya akan membuat kandungannya rusak. Cukup bersihkan cangkang telur sebelum disimpan ke dalam kulkas dengan kain basah, lalu keringkan.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Berapa berat telur ayam kampung?

Berapa berat telur ayam kampung?
Berkisar antara 26-55 gram.
Berapa berat ayam negeri?

Berapa berat ayam negeri?
Berkisar antara 40-50 gram.
Apa kandungan telur ayam?

Apa kandungan telur ayam?
Di dalamnya, terdapat kandungan protein dan asam amino yang lengkap, sehingga baik untuk kesehatan tubuh.
