Memahami Rukun Qauli dalam Sholat yang Wajib Diperhatikan Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat merupakan tiang agama bagi seluruh umat Muslim. Wajib hukumnya orang beragama Islam yang sudah memasuki usia baligh atau dewasa untuk menunaikan sholat.
Selain itu, sholat juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk menilai apakah seseorang akan menjadi penghuni surga atau neraka setelah ia meninggal nanti. Sebab sholat merupakan amal ibadah pertama yang akan ditanyakan di alam kubur.
Menurut buku Sholat Pilar Kehidupan yang ditulis oleh Bambang Triono, sholat berasal dari kata sholla yushollu sholatan, yang artinya “Menyambung”. Sholat merupakan sebuah ritual menyambungkan diri seorang Muslim dengan Allah SWT pada waktu-waktu yang telah ditentukan yakni Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya hingga Shubuh.
Sholat dapat mencegah seseorang dari perilaku buruk serta hal-hal yang merugikan untuk manusia itu sendiri. Sesuai dengan istilah ‘Amar Ma’ruf, Nahi Munkar yang artinya menjaga kebenaran dan mencegah kemungkaran.
Ada tiga ciri orang yang beruntung menurut Allah SWT, yaitu orang yang beriman, beramal saleh, dan orang yang saling menasihati. Orang yang tidak pernah meninggalkan sholat serta melakukan sholat dengan khusyuk dan sesuai dengan ketentuannya termasuk ke dalam orang yang beriman.
Dalam praktiknya, sholat memiliki beberapa rukun dengan kategori tertentu. Rukun yang pertama adalah Rukun Qauli, kemudian Rukun Fi’li, dan yang terakhir adalah Rukun Qalbi. Apa saja yang termasuk rukun qauli dalam sholat?
Rukun Qauli dalam Shalat
Seperti yang telah dijelaskan oleh Ustadz Ahmad Baei Jaafar dalam bukunya yang berjudul Terapi Shalat Sempurna, rukun qauli merupakan perkataan atau bacaan-bacaan dalam sholat. Rukun qauli wajib dibaca oleh orang yang melaksanakan sholat hingga bacaan tersebut dapat terdengar oleh telinga sendiri. Berikut bagian-bagian dalam rukun qauli:
1. Takbiratul Ihram
Takbiratul Ihram atau Takbiratul Ula adalah takbir pertama yang dilakukan ketika mengawali ibadah sholat. Saat Takbiratul Ihram umat Islam membaca takbir, Allaahu Akbar yang artinya “Allah Maha Besar”.
2. Membaca surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah termasuk ke dalam rukun sholat. Jika bagian ini terlewat, sholat seseorang menjadi tidak sah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit RA:
“Tidak sah shalat kecuali dengan membaca Ummul Qur’an (surat Al-Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam Tahiyat Akhir
Saat melakukan tahiyat akhir, umat Muslim dianjurkan untuk membaca sholawat yang ditujukan kepada Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim. Adapun bacaan sholawat dalam tahiyat akhir yaitu:
At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. As salaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.
Allaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. Kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid.
Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat, dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi Muhammad. Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh. Aku bersaksi tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."
"Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam."
4. Salam yang Pertama
Rukun Qauli yang terakhir adalah mengucapkan salam pertama yang merupakan rukun dan fardhu sholat, yakni:
Assalamu’alaikum wa rahmatullah.
Artinya, “Semoga keselamatan (diberikan) atasmu dan juga dilimpahkan atasmu rahmat dari Allah SWT dan keberkahan”.
Seperti yang telah disebutkan dalam hadits Aisyah RA:
وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْتِمُ الصَّلَاةَ بِالتَّسْلِيمِ
Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menutup shalatnya dengan salam.” (HR. Muslim)
(IMR)
