Konten dari Pengguna

Memahami Unsur-Unsur Sejarah dan Posisi Manusia di Dalamnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai. Foto: Unsplash

Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai subjek sekaligus objek. Subjek sejarah merupakan penentu jalannya sejarah. Jadi, bisa disimpulkan bahwa manusia memiliki peranan penting dalam perkembangan sejarah.

Menurut sejarawan asal Skotlandia, Thomas Carlyle, sejarah ditentukan oleh jiwa-jiwa orang besar. Nantinya, mereka akan menceritakan peristiwa sejarah berdasarkan fakta yang telah terjadi. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Konsep Dasar IPS oleh Diani Ayu Pratiwi, dkk. (2021).

Secara garis besar, sejarah menyuguhkan fakta secara berkesinambungan dalam waktu. Adapun sifat sejarah adalah deskripsi unik yang bersandar kepada pengalaman manusia yang sungguh-sungguh.

Penjelasan tentang manusia yang disebutkan di atas merupakan bagian dari unsur-unsur sejarah. Selain manusia, ada juga unsur sejarah lainnya yang menarik untuk disimak.

Untuk memperkaya pengetahuan Anda tentang unsur sejarah, yuk simak ulasan berikut.

Ilustrasi Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai. Foto: Unsplash

Unsur-unsur Sejarah

Berikut unsur-unsur sejarah selain manusia yang dikutip dari buku Sejarah 1, buku Buku Ajar Mata Kuliah : Wawasan IPS, dan buku Konsep Dasar IPS selengkapnya:

1. Ruang

Ruang memegang peranan yang tidak kalah penting sebagai unsur sejarah. Ruang merujuk pada lokasi di mana manusia dapat menghasilkan sejarah. Lebih sederhana, ruang merupakan tempat terjadinya suatu peristiwa.

Keberadaan ruang mampu memberikan pemahaman kepada manusia untuk mengenal sejarah dan meyakini bahwa peristiwa sejarah-benar-benar terjadi. Suatu ruang biasanya akan meninggalkan benda bersejarah, seperti bangunan, fosil, dan lain-lain.

Cakupan dari ruang akan mengelompokkan sejarah menjadi beberapa sifat. Misalnya, sejarah lokal, sejarah nasional, sejarah regional, hingga sejarah dunia. Salah satu contoh ruang dapat dilihat dari tempat terjadinya bom atom dalam PD II, yaitu Nagasaki dan Hiroshima.

Kedua ruang tersebut menjadi tempat bersejarah, di mana Amerika Serikat menjatuhkan bom atom dengan kekuatan luar biasa. Bom ini menjadi sejarah kelam bagi bangsa Jepang.

Ilustrasi Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai. Foto: Unsplash

2. Waktu

Unsur waktu pun tidak kalah penting dengan manusia dan ruang. Waktu berperan sebagai momentum peristiwa yang mengacu pada peristiwa di masa lalu yang pernah terjadi.

Jika dilihat berdasarkan waktunya, kehidupan manusia bisa dibedakan menjadi beberapa babak. Pembabakan ini memiliki beberapa fungsi, seperti:

  • Membantu penyederhanaan atas peristiwa sejarah yang sulit untuk dijabarkan dan dipahami.

  • Membantu pemahaman tentang sistematika ilmu pengetahuan.

  • Mengklasifikasikan ilmu sejarah, di mana seluruh peristiwa yang ada dalam masyarakat dibedakan menjadi peristiwa ekonomi, politik, agama, budaya, dan sebagainya.

  • Mempermudah pemahaman tentang masa lampau yang sangat banyak dan rumit.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Posisi Manusia dalam Sejarah?

chevron-down

Manusia dalam sejarah diposisikan sebagai subjek sekaligus objek.

Apa Peran Subjek Sejarah?

chevron-down

Subjek sejarah berperan sebagai penentu jalannya sejarah.

Apa Saja Unsur-unsur Sejarah?

chevron-down

Ada tiga unsur sejarah, yaitu manusia, waktu, dan ruang.