Konten dari Pengguna

Mengapa Api Sangat Penting dalam Kehidupan Manusia?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Api. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Api. Foto: Pixabay

Manusia kerap disarankan untuk menghindari api karena berbahaya. Padahal, sejatinya manusia tidak bisa hidup tanpa api yang merupakan hasil pembakaran antara suatu bahan bakar dengan oksigen, sehingga menghasilkan energi panas.

Api merupakan salah satu sumber energi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Dapat dikatakan bahwa manusia membutuhkan api untuk menunjang aktivitas sehari-hari mereka.

Mengapa api sangat penting dalam kehidupan manusia? Apa saja manfaat yang dihasilkan api? Simak ulasannya sebagai berikut.

Api. Foto: Pixabay

Mengapa Api Sangat Penting dalam Kehidupan Manusia?

1. Sumber Energi

Pembakaran menggunakan api menyokong berbagai macam sumber energi. Salah satunya sumber energi pembangkit listrik tenaga batu bara yang membutuhkan api untuk membakar batu bara dan menghasilkan uap yang digunakan untuk menggerakan generator listrik.

2. Sumber Cahaya

Api adalah sumber pencahayaan utama yang digunakan manusia dalam keadaan gelap sebelum ditemukannya listrik. Bahkan, saat ini api juga masih menjadi sumber cahaya dalam keadaan-keadaan tertentu. Contoh penggunaan api sebagai sumber cahaya adalah obor, lampion, dan lampu minyak tanah.

Penggunaan api juga sering digunakan untuk kegiatan berkemah. Selain sebagai sumber cahaya, api unggun dalam kegiatan kemah dapat memberikan kehangatan, membantu memasak makanan, dan melindungi manusia dari serangan binatang buas.

3. Membantu Penyerbukan Tumbuhan

Dilansir dari Nevada County Resource Conservation District, ditemukan beberapa tumbuhan yang hanya dapat membuka benihnya dengan bantuan panas dari api. Contohnya manzanita (semak cemara), chamise (greasewood), scrub oak (semak pohon ek), pohon pinus, beberapa bunga lili, dan lupin liar.

Api. Foto: Pixabay

4. Kebakaran Hutan Alami

Kebakaran hutan dinilai sebagai hal yang merugikan atau dampak negatif api. Namun, lain persoalan jika kebakaran tersebut terjadi secara alami. Melansir National Geographic, kebakaran hutan alami berfungsi mempertahankan keseimbangan ekologis karena api mampu membersihkan tanah hutan.

Saat tumbuhan atau hewan mati dan tergeletak di hutan, organisme ini akan terus menumpuk. Tumpukan organisme mati ini akan menghambat pertumbuhan tunas-tunas kecil serta menganggu penyerapan nutrisi tumbuhan.

Api dari kebakaran alami, mampu membersihkan tumpukan organisme mati dan memberikan lahan kosong untuk tunas baru bertumbuh. Api juga membakar organisme mati dengan proses degradasi, sehingga jauh lebih cepat dibanding melalui proses pembusukan.

5. Membunuh Penyakit

Kebakaran hutan alami juga mampu membunuh hama atau penyakit pada pohon yang disebabkan oleh serangga. Hal ini pun akan memperpanjang usia sebuah pohon.

Selain membunuh penyakit pada pohon, api juga digunakan oleh manusia untuk memasak makanan sehingga mampu membunuh bakteri dalam daging mentah agar aman dikonsumsi. Api juga dapat menjernihkan air dengan cara mendidihkannya, membunuh bakteri seperti Escherichia coli dan Salmonella sehingga layak dikonsumsi.

(VIO)