Mengapa Bulan Tidak Bisa Dijadikan Tempat Tinggal Makhluk Hidup?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan merupakan satu-satunya satelit alami yang dimiliki Bumi. Kedekatan jaraknya dengan Bumi membuat Bulan kerap menjadi objek penelitian para astronom dari berbagai negara.
Hingga saat ini, sudah ada beberapa manusia yang berhasil mengunjungi Bulan melalui misi luar angkasa. Hal ini pun memunculkan anggapan bahwa Bulan berpotensi menjadi alternatif tempat tinggal di masa depan.
Namun, meskipun teknologi terus berkembang, menjadikan Bulan sebagai tempat tinggal masih sangat sulit direalisasikan menurut para ahli. Pertanyaannya, mengapa Bulan tidak bisa dijadikan tempat tinggal makhluk hidup?
Mengapa Bulan Tidak Bisa Dijadikan Tempat Tinggal Makhluk Hidup?
Sejatinya, para ilmuwan telah lama meneliti kemungkinan menjadikan Bulan sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Namun, tinggal di Bulan bukanlah hal yang mudah karena ada banyak tantangan yang harus dihadapi.
Dihimpun dari situs Herox dan Popsci, berikut beberapa alasan mengapa Bulan tidak bisa dijadikan tempat tinggal makhluk hidup hingga saat ini:
1. Tidak Ada Atmosfer di Bulan
Bulan tidak memiliki atmosfer seperti Bumi. Meski terdapat lapisan sangat tipis yang disebut eksosfer, jumlah gas di dalamnya terlalu sedikit untuk mendukung kehidupan, membuat bernapas di Bulan sama berbahayanya seperti di ruang hampa.
Ketiadaan atmosfer juga membuat Bulan tidak memiliki perlindungan alami dari meteorit yang melaju dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, makhluk hidup yang berada di sana harus selalu waspada dan segera berlindung saat terjadi hujan meteorit.
Selain itu, tanpa atmosfer dan medan magnet pelindung, Bulan lebih rentan terhadap paparan badai Matahari. Partikel bermuatan tinggi yang dipancarkan Matahari dapat membahayakan makhluk hidup sekaligus merusak peralatan dan infrastruktur.
2. Suhu Ekstrem
Para ilmuwan menemukan fakta bahwa suhu di Bulan sangat ekstrem, sekitar -248 hingga 123 derajat Celsius. Perubahan suhu yang drastis ini bahkan dapat memicu gempa Bulan dengan kekuatan hingga sekitar skala 5.
Jika makhluk hidup ingin tinggal di Bulan, mereka harus mampu bertahan terhadap kondisi suhu yang ekstrem tersebut. Selain itu, bangunan yang digunakan juga harus dirancang khusus agar tahan terhadap suhu ekstrem dalam jangka waktu lama.
3. Gravitasi Bulan Sangat Kecil
Gravitasi di Bulan hanya sekitar 1/6 dari gravitasi Bumi. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan massa otot, kepadatan tulang, dan memicu gangguan pada sistem jantung.
4. Sumber Air
Kondisi bulan sangat kering, mirip seperti gurun tanpa sumber air yang memadai. Masalahnya, air merupakan kebutuhan utama bagi kelangsungan hidup makhluk hidup.
Keterbatasan air tentu menjadi salah satu tantangan terbesar bagi makhluk hidup untuk tinggal di Bulan. Tanpa ketersediaan air yang cukup, kehidupan akan sangat sulit untuk dipertahankan.
5. Tanah
Tanah di Bulan tidak mengandung nitrogen reaktif yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Padahal, ini adalah unsur yang sangat penting dalam proses pembentukan nutrisi bagi tanaman. Akibatnya, makhluk hidup akan kesulitan menanam tanaman sebagai sumber makanan.
Baca Juga: Fenomena Pink Moon di Bulan April, Ini Jadwal dan Fakta Menariknya
(NSF)
