Mengapa Istilah Demokrasi Maknanya Beranekaragam?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara yang menggunakan paham demokrasi. Salah satu landasan normatifnya tertera pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi "Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-undang Dasar".
Pasal tersebut mengandung makna bahwa kekuasaan tertinggi ada pada kehendak rakyat, namun penyelenggaraannya harus didasarkan pada UUD. Ini menegaskan dianutnya prinsip constitutional democracy atau negara demokrasi yang berdasar atas hukum.
Berbicara mengenai demokrasi, apakah Anda tahu apa makna sebenarnya? Pengertian demokrasi yang termasyhur berasal dari Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln, yaitu “pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”.
Ini bukankah makna tunggal. Pada kenyataannya, sulit untuk mencapai konsensus tentang definisi demokrasi.
Alasan Istilah Demokrasi Maknanya Beranekaragam
Ciri demokrasi secara umum adalah adanya partisipasi rakyat dalam proses perumusan dan penetapan kebijakan, baik secara langsung maupun perwakilan. Demokrasi juga dianggap sebagai indikator perkembangan politik di suatu negara.
Istilah demokrasi sendiri dimaknai secara beragam. Ahli dari suatu negara bisa memiliki pemahaman yang berbeda dengan ahli negara lain. Namun mayoritas orang beranggapan ide dasar tentang demokrasi berasal dari Athena, Yunani pada abad ke-5 SM. Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu demos yang artinya rakyat dan kratos adalah kekuasaan.
Pengaplikasian demokrasi di Athena saat itu berbeda dengan yang umumnya dipraktikkan sekarang. Mengutip jurnal Democracy: Its Meaning and Dissenting Opinions of the Political Class in Nigeria: A Philosophical Approach oleh Nwogu (2015), sistem politik demokratis eksklusif untuk kelas elit yang terdiri dari laki-laki merdeka saja. Budak dan wanita tidak memiliki suara untuk berpartisipasi.
Dari ilustrasi ini, bisa dipahami bahwa hakikat demokrasi itu sifatnya ‘cair’, tidak memiliki definisi baku yang dapat diterapkan secara universal.
Mengutip buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI yang disusun Cucu Fatimah (2019), setiap negara memiliki sudut pandang sendiri dalam memaknai demokrasi, disesuaikan dengan nilai-nilai luhur, sejarah, dan faktor sosial budaya masing-masing bangsa. Keanekaragaman sudut pandang inilah yang membuat demokrasi memiliki berbagai macam bentuk.
Bentuk Demokrasi Berdasarkan Ideologi
Berdasarkan ideologi yang melandasainya, demokrasi dapat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu demokrasi konstitusional dan demokrasi kerakyatan.
1. Demokrasi konstitusional
Demokrasi konstitusional atau demokrasi liberal didasarkan pada kebebasan atau individualisme. Ciri khasnya adalah kekuasaan pemerintahan terbatas serta tidak diperkenankan melakukan banyak campur tangan dan bertindak sewenang-wenang terhadap rakyatnya. Kekuasaan pemerintah dibatasi oleh konstitusi.
2. Demokrasi rakyat
Demokrasi ini didasarkan pada paham marxisme-komunisme. Demokrasi rakyat mencita-citakan kehidupan yang tidak mengenal kelas sosial.
Untuk mencapai cita-cita tersebut, apabila diperlukan dapat menggunakan paksaan atau kekerasan. Menurut pandangan Miriam Budiardjo, komunisme bukan hanya sistem politik, tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu.
Frequently Asked Question Section
Bunyi Pasal 1 ayat 2 UUD 1945

Bunyi Pasal 1 ayat 2 UUD 1945
Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-undang Dasar.
Pengertian Demokrasi

Pengertian Demokrasi
Menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Bentuk Demokrasi Berdasarkan Ideologi

Bentuk Demokrasi Berdasarkan Ideologi
Berdasarkan landasan ideologinya, demokrasi dibedakan menjadi demokrasi konstitusional dan demokrasi kerakyatan.
(ERA)
