Konten dari Pengguna

Mengapa Massa Jenis Minyak Berbeda dengan Massa Jenis Air?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Massa Jenis Minyak. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Massa Jenis Minyak. Foto: Unsplash

Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda. Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Massa jenis bergantung pada besar massa dan volume benda.

Semakin tinggi massa jenis pada suatu benda, semakin besar juga massa pada setiap volumenya. Penentuan massa jenis benda sangat sederhana, yaitu dengan membagi massa zat dengan volume zat.

Jika massa jenis suatu zat adalah ρ (rho), massa suatu zat adalah M dan volume zat adalah V, maka dapat digunakan persamaan sebagai berikut:

ρ = m/v

Keterangan:

ρ: massa jenis zat (Kg/m3)

m: massa zat (kg)

v: volume zat (m3)

Pembahasan kali ini akan menjelaskan mengapa massa jenis minyak berbeda dengan massa jenis air meskipun sama-sama tergolong zat cair. Berikut penjelasannya.

Massa Jenis Air. Foto: Unsplash.

Massa Jenis Minyak Berbeda dengan Massa Jenis Air

Massa jenis minyak berbeda dengan massa jenis air dikarenakan beberapa hal sebagai berikut:

• Massa Minyak Lebih Kecil Dibanding Air

Seperti disebutkan di atas, massa jenis adalah hasil dari pembagian antara massa total dan volume massa secara keseluruhan.

Massa total atau berat total minyak lebih kecil dari massa yang terkandung pada air. Hasil dalam perhitungan juga menunjukkan bahwa massa jenis air ini lebih besar dari kepadatan minyak.

• Perbedaan Gerakan Partikel

Pergerakan partikel adalah sifat dari setiap objek. Bisa dikatakan, minyak memiliki partikel dengan gerakan lebih banyak dibandingkan air. Karena gerakan yang relatif lebih besar pada minyak, ruang bebas antara partikel juga meningkat, sehingga massa jenis minyak akan berkurang.

• Kepadatan yang Kecil, Minyak Tidak Menyatu dengan Air

Coba campurkan air dan minyak di dalam satu wadah. Hasilnya akan menunjukkan bahwa minyak tidak dapat bercampur dengan air, bahkan sekalipun dilakukan pengadukan. Hal ini adalah hasil dari perbedaan antara kepadatan minyak dan kepadatan pada air, sehingga minyak mengapung di permukaan air.

(VIO)