Konten dari Pengguna

Mengapa Pancasila Penting untuk Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penerapan nilai-nilai Pancasila. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penerapan nilai-nilai Pancasila. Foto: Pexels.

Pancasila adalah dasar negara sekaligus ideologi bangsa yang nilai-nilainya perlu diterapkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Mengapa Pancasila penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sansekerta. “Panca” artinya “lima”, sedangkan “sila” berarti “asas”. Jadi, Pancasila dapat dimaknai sebagai lima asas yang menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Kelima asas yang dijadikan pedoman masyarakat tersebut adalah ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan, serta keadilan.

Alasan Kenapa Pancasila Penting Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi penerapan nilai-nilai Pancasila. Foto: Pexels.

Seperti yang diketahui, Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menegaskan bahwa Indonesia adalah negara Pancasila. Artinya, semua warga negara harus tunduk, membela, dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila.

Dikutip dari Buku Ajar Pendidikan Indonesia oleh Irwan Gesmi (2018), penerapan Pancasila dilakukan untuk melindungi dan mempertahankan martabat dan hak-hak asasi semua warga negara.

Berikut beberapa tujuan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mencapai Cita-cita Nasional

Implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari bertujuan agar masyarakat mempunyai karakter yang luhur sehingga bisa mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional, yakni membangun negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

2. Menciptakan Keteraturan

Pancasila merupakan sumber hukum tertinggi yang dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai dalam Pancasila juga mengatur semua bidang kehidupan, seperti pendidikan, hukum, politik, ekonomi, dan kemasyarakatan.

3. Menjaga Persatuan

Pancasila juga dijadikan pedomen untuk menjaga kerukunan dan persatuan Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia adalah bangsa yang heterogen, yang terdiri dari berbagai ras, suku, dan agama. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat akan lebih toleran dan tidak mudah dipecah belah.

Contoh Penerapan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi penerapan nilai-nilai Pancasila. Foto: Unsplash.

Penerapan nilai Pancasila dapat diterapkan di berbagai bidang. Berikut contoh implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Menjalani perintah agama sesuai kepercayaan masing-masing.

  • Selalu berdoa dan melibatkan Tuhan setiap akan melaksanakan kegiatan.

  • Tidak mengganggu atau melarang penganut agama tertentu untuk beribadah atau membangun tempat ibadah.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan martabat manusia.

  • Tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan agama, suku, ras di lingkungan masyarakat.

  • Senantiasa bersikap sopan santun dan menghargai adat istiadat di lingkungan mana pun.

3. Persatuan Indonesia

  • Melestarikan budaya gotong royong

  • Tidak bersikap atau berperilaku yang dapat memecah belah bangsa

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

  • Selalu mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan bersama.

  • Tidak memaksakan kehendak saat berbeda pendapat saat musyawarah serta menghargai keputusan yang diambil meski tidak sesuai dengan pendapat pribadi.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Menjalankan kewajiban dan menghormati hak orang lain.

  • Tidak bersikap atau berperilaku yang dapat merugikan banyak orang.

(GLW)