Mengapa Penting bagi Perusahaan untuk Membandingkan Kos Standar dan Kos Aktual?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perusahaan yang ingin menjalankan operasional secara efisien perlu memiliki perencanaan anggaran yang akurat. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan membandingkan kos standar dan kos aktual.
Mengapa penting bagi perusahaan untuk membandingkan kos standar dan kos aktual? Kedua jenis biaya tersebut merupakan alat penting bagi manajer perusahaan untuk menyusun anggaran yang realistis dan meminimalkan risiko pemborosan.
Ketika anggaran tersusun dengan akurat, perusahaan dapat beroperasi lebih efisien dan mencapai tingkat profitabilitas yang lebih baik. Berikut akan dijelaskan lebih lanjut mengenai perbandingan cost standar dan cost aktual.
Selisih antara Biaya Standar dan Biaya aktual
Biaya standar adalah estimasi biaya yang ditetapkan perusahaan berdasarkan analisis data sebelumnya. Mengutip buku Pengantar Akuntansi Biaya oleh Orlin Cicilia, dkk., (2025), estimasi tersebut mencakup biaya tenaga kerja, bahan baku, hingga biaya overhead.
Angka tersebut menjadi dasar perusahaan untuk menyusun anggaran produksi serta menetapkan harga jual produk. Ketika proses produksi berjalan, biaya aktual dicatat sebagai biaya yang benar-benar dikeluarkan.
Selisih antara biaya standar dan biaya aktual disebut varians, yang menjadi indikator apakah perusahaan berjalan sesuai target. Varians juga membantu manajemen membaca potensi laba, apakah lebih rendah dari rencana atau justru lebih tinggi.
Dari varians inilah perusahaan bisa menilai efektivitas proses produksi. Jika selisih positif, artinya perusahaan berhasil menghemat biaya. Namun jika selisih negatif, perusahaan perlu melakukan koreksi agar target laba tetap tercapai.
Mengapa Penting bagi Perusahaan untuk Membandingkan Kos Standar dan Kos Aktual?
Ari Purwanti (2023) dalam buku Akuntansi Manajemen, mengungkapkan bahwa kos standar memberikan gambaran proyeksi biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi barang atau jasa. Sementara itu, kos aktual adalah biaya nyata yang dikeluarkan selama proses produksi berlangsung.
Ketika kedua angka tersebut disejajarkan, manajemen dapat menilai apakah strategi yang berjalan sudah efektif atau perlu perbaikan. Selain itu, perbedaan antara biaya standar dan biaya aktual juga membantu perusahaan memastikan praktik bisnis tetap efisien.
Jika varians terlalu besar, misalnya biaya aktual jauh lebih tinggi dari standar, perusahaan dapat mengantisipasi potensi turunnya laba dan segera melakukan evaluasi. Sebaliknya, jika biaya aktual lebih rendah, perusahaan bisa menikmati peningkatan profit dari efisiensi yang berhasil dicapai.
Baca juga: Apa Perilaku Guru dan Respon Murid yang Mendukung Penilaian Anda? Ini Jawabannya
Perbedaan Utama antara Biaya Standar dan Biaya Aktual
Menurut penjelasan Theofilus, dkk., (2025) dalam buku berjudul Pengantar Akuntansi: Konsep Dasar dan Penerapannya, biaya standar dan biaya aktual punya perbedaan fungsi utama, yakni:
Biaya Standar: Biaya yang ditetapkan sebelumnya sebagai patokan efisiensi. Biasanya digunakan dalam sistem pengendalian biaya.
Biaya Aktual: Biaya yang benar-benar terjadi dalam proses produksi atau kegiatan. Selisih antara biaya standar dan aktual disebut varians, yang kemudian dianalisis untuk pengendalian manjerial.
Biaya standar dihitung sebagai estimasi sebelum produksi dimulai, sedangkan biaya aktual muncul setelah produksi berjalan. Blocher (2025) dalam buku berjudul Manajemen Biaya mengungkapkan bahwa Perbandingan dua biaya ini menghasilkan varians yang menunjukkan kondisi operasional secara nyata.
Biaya standar termasuk dalam jumlah penjualan bersih dan karenanya bukan merupakan bagian dari laporan keuangan. Sementara biaya biaya aktual dicatat sebagai pengeluaran pada periode yang berjalan, bahkan kadang muncul setelah tanggal penjualan. Sehingga dibutuhkan entri terpisah dalam buku laporan keuangan.
Hubungan biaya dengan persediaan juga berbeda. Pada standard costing ata kos standar, nilai stok ditentukan berdasarkan biaya yang sudah ditetapkan sebelumnya, lalu varians muncul sebagai biaya manufaktur tambahan. Sementara biaya aktual menunjukkan biaya produksi sebenarnya tanpa memengaruhi nilai total inventaris secara langsung.
(SLT)
