Mengapa untuk Menghasilkan Listrik Perlu Dibangun Sebuah Bendungan?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Air merupakan sumber kehidupan makhluk hidup. Bukan hanya untuk dikonsumsi ataupun digunakan secara langsung, air juga dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Pusat pembangkit listrik yang menggunakan air sebagai sumber energi utamanya ini disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Potensi tenaga air didapatkan dari sungai yang mengalir di daerah pegunungan. Untuk menghasilkan listrik, perlu dibangun sebuah bendungan untuk menampung jumlah air yang besar dari aliran sungai tersebut.
Mengutip buku Teknik Pembangkit Listrik Tenaga Air oleh Supari Muslim dkk, bendungan berfungsi untuk memanfaatkan air dengan maksimal mungkin. Dengan begitu, ketika musim hujan debit air sungai melebihi kapasitas penyaluran air untuk PLTA, air tersebut dapat ditampung terlebih dahulu dalam bendungan.
Sedangkan, pada musim kemarau ketika debit air sungai lebih kecil, dapat diatasi dengan mengambil air dari bendungan tersebut. Bendungan tersebut akan menampung air, kemudian air dialirkan melalui pipa menuju turbin.
Turbin yang diputarkan oleh air itu akan menggerakkan generator yang menciptakan energi listrik. Untuk lebih jelasnya, berikut prinsip kerja PLTA dikutip dari Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi oleh Dian Hartanti dkk (2016).
Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air
Aliran sungai dengan jumlah debit air yang besar ditampung terlabih dahulu dalam bendungan.
Air tersebut kemudian dialirkan melalui sebuah pipa yang disebut dengan penstock.
Air yang memiliki tekanan dan kecepatan tinggi (energi kinetik) diubah menjadi energi mekanik dan akan mendorong runner yang terpasang pada turbin.
Gaya jatuh air yang mendorong baling-baling menyebabkan turbin berputar. Turbin kemudian mengubah energi kinetik dari gaya jatuh air menjadi energi mekanik.
Generator yang dihubungkan dengan turbin ikut berputar ketika baling-baling turbin berputar dan mengubah energi mekanik dari turbin menjadi energi listrik.
(ADS)
