Konten dari Pengguna

Mengenal 3 Lagu daerah Lampung Beserta Lirik dan Maknanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lagu daerah Lampung. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lagu daerah Lampung. Foto: Freepik

Lampung merupakan salah satu provinsi Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya. Selain terkenal dengan tempat wisata yang eksotis, Lampung juga memiliki budaya dan adat-istiadatnya yang unik.

Masyarakat lampung juga memiliki banyak lagu daerah, tiga di antaranya yaitu "Lipang-Lipang Dang", "Sang Bumi Ruwa Jurai", dan "Cangget Agung". Ketiga lagu daerah Lampung tersebut masih sering diajarkan di sekolah sebagai salah satu upaya pelestarian budaya.

Tentunya, ketiga lagu daerah Lampung di atas memiliki arti dan makna di dalamnya. Berikut lirik dan makna lagu daerah Lampung "Lipang-Lipang Dang", "Sang Bumi Ruwa Jurai", dan "Cangget Agung".

Lirik dan Makna Lagu Daerah Lampung

Ilustrasi alat musik untuk memainkan lagu daerah Lampung. Foto: Freepik

Berikut adalah beberapa lagu daerah Lampung beserta lirik dan maknanya yang bisa dipahami.

Lagu Lipang-Lipang Dang

Dikutip dari buku Kumpulan Lagu Daerah Nusantara Terpopuler oleh Sarah Ismullah dan Ibrahim Ismullah, "Lipang-Lipang Dang" merupakan lagu yang mencerminkan budaya masyarakat Lampung, yaitu berbalas pantun. Budaya yang dimaksud adalah tradisi Segata.

Segata biasanya dilakukan pada saat upacara adat sebagai lambang persahabatan dan kekeluargaan. Biasanya lagu ini diiringi dengan petikan gitar. Berikut lirik lagu "Lipang-Lipang Dang":

Lipang lipang dang lipang lipang dang ki lidang

Lipang lipang dang sakik lipang jak kundang

Yu yu payu yu payu kuterima

Yu yu payu yu payu kaya dia

Atas gi atasan gi atas giyau giyauan

Atas gi atasan gi atas giyau giyauan

Pulipang kita nanti pulipang kita nanti

Angon layau layauan

Pulipang kita nanti pulipang kita nanti

Angon layau layauan

Wai awi kutadalom simpangan baturaja

Wai awi kutadalom simpangan baturaja

Ghelom bingi mak pedom ghelom bingi mak pedom

Niku tebinta juga

Ghelom bingi mak pedom ghelom bingi mak pedom

Niku tebinta juga

Lipang lipang dang lipang lipang dang ki lidang

Lipang lipang dang sakik lipang jak kundang

Yu yu payu yu payu kuterima

Yu yu payu yu payu kaya dia

Wailima pardasuka tanjung agung kedundung

Wailima pardasuka tanjung agung kedundung

Ghadu saka mak tungga ghadu saka mak tungga

Angon ghadu telangsung

Ghadu saka mak tungga ghadu saka mak tungga

Angon ghadu telangsung

Penyanamu mak gindam wai di lambung talos

Penyanamu mak gindam wai di lambung talos

Penyanamu mak tigham penyanamu mak tigham

Lah lawi payah nedos

Penyanamu mak tigham penyanamu mak tigham

Lah lawi payah nedos

Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai

Ilustrasi memainkan lagu daerah Lampung. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku Sosio Antropologi Pendidikan oleh Ruminiati, "Sang Bumi Ruwa Jurai" mencerminkan hubungan kekerabatan antara penduduk asli lampung dengan para pendatang yang menetap di daerah Lampung.

Lagu ini juga digunakan sebagai semboyan masyarakat Lampung, yang dimaknai sebagai semangat persatuan antar kelompok. Berikut lirik lagu "Sang Bumi Ruwa Jurai":

Jak ujung Danau Ranau

Teliu mit Way Kanan

Sampai Pantai Lawok Jawo

Pesisir rik Pepadun

Jadi sai di lom lamban

Lampung sai kayo rayo

Ki ram haga burasa

Hujaini pemandangan

Huma lada di pematang

Api lagi cengkehni

Telambun beruntaian

Tandani kemakmuran

Lampung sai

Sai bumi ruwa jurai

Lampung sai

Sai bumi ruwa jurai

Cangget bara bulagu

Sembah jama Saibatin

Sina gawi adat sikam

Manjau rik sebambangan

Tari rakot rik melinting

Cirini ulun Lampung

Lampung sai

Sai bumi ruwa jurai

Lampung sai

Sai bumi ruwa jurai

Lagu Cangget Agung

Ambyah Hanjanto dalam buku Daerah Tempat Tinggaku (Lampung) menjelaskan, lagu "Cangget Agung" merupakan lagu daerah Lampung yang memiliki karakteristik penuh semangat. Lagu ini biasanya dinyanyikan dalam upacara adat untuk mengiringi Tari Agung.

Lagu "Cangget Agung" mempunyai makna tentang kenaikan tahta dan pernikahan seseorang yang harus dibarengi dengan rasa tanggung jawab.

Lagu ini juga mengajak para muda-mudi Lampung untuk tetap melestarikan adat istiadat Lampung sebagai identitas mereka. Berikut lirik lagu daerah Lampung "Cangget Agung":

Sesat agung sai wawai

Talo butabuh tarei cangget

Gawei adat tano tegoh cakak pepadun

Adat budayo lampung

Nayah temmen ragem wawaino

Jepanada, garudano rato sebatin

Cangget agung, cangget agung

Mulei batangan

Dilem kutomaro, dilem kutomaro

Mejjeng busanding

Gawei adat lampung, gawei adat lampung

Jak zaman tuho

Lapah gham jamo-jamo

Ngelestareiken adat lampung

Baca Juga: Julukan Kota Lampung dan Hal Menarik yang Dimilikinya

(IPT)

Frequently Asked Question Section

Lagu Lipang-Lipang Dang tentang apa?
chevron-down

"Lipang-Lipang Dang" merupakan lagu yang mencerminkan budaya masyarakat Lampung, yaitu berbalas pantun. Budaya yang dimaksud adalah tradisi Segata.

Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai tentang apa?
chevron-down

"Sang Bumi Ruwa Jurai" mencerminkan hubungan kekerabatan antara penduduk asli lampung dengan para pendatang yang menetap di daerah Lampung.

Lagu Cangget Agung biasanya dinyanyikan di mana?
chevron-down

Lagu ini biasanya dinyanyikan dalam upacara adat untuk mengiringi Tari Agung.