Mengenal 5 Miqat Makani bagi Jamaah Haji dan Umroh Seluruh Dunia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Miqat makani adalah batas tempat berihram bagi orang yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah. Tiap daerah atau negara memiliki miqat yang berbeda sesuai dengan arah datangnya para jamaah.
Dijelaskan oleh Agus Arifin dalam buku Peta Perjalanan Haji dan Umrah, penentuan batas miqat makani didasarkan pada peta atau tanah geografis. Rasulullah SAW telah menjelaskan batasannya dalam beberapa hadits.
“Miqat-miqat itu adalah untuk penduduk tempat tersebut dan orang yang melewatinya ketika hendak melaksanakan haji atau umroh.” (HR. Bukhari)
Para ulama fiqih telah menetapkan 5 miqat makani bagi para jamaah haji atau umrah. Apa saja?
Miqat Makani
Dirangkum dari buku Fiqih Sunnah 3 karya Sayyid Sabiq, berikut nama miqat makani beserta daerah cakupannya yang bisa Anda simak:
1. Bier Ali
Bier Ali dikenal juga dengan sebutan Dzulhulayfah. Tempat ini merupakan miqat makani bagi penduduk Madinah. Letaknya sekitar 450 km dari Mekah dan 12 km dari Madinah.
2. Al-Juhfah
Al-Juhfah merupakan suatu tempat yang terletak di antara Mekah dan Madinah. Jaraknya sekitar 187 km dari Mekah, tepatnya di sebelah barat laut Mekah.
Al-Juhfah merupakan miqat bagi jamaah yang datang dari Syam (Suriah), Mesir, Maroko, dan negara lain yang searah. Setelah hilangnya ciri-ciri Al-juhfah, miqat ini diganti dengan Rabigh yang berjarak 204 km dari Mekah.
3. Yalamlam
Yalamlam adalah nama sebuah bukit wilayah selatan yang letaknya 54 km dari Mekah. Tempat ini merupakan miqat bagi jamaah yang berasal dari Yaman dan Asia.
Jamaah haji Indonesia yang akan melewati miqat Yalamlam disarankan sudah menyiapkan kain Ihram dan perlengkapan lainnya. Jamaah bisa berniat Ihram ketika masih berada di dalam pesawat.
4. Qarnul Manazil
Qarnul Manazil merupakan sebuah bukit di sebelah Timur yang letaknya 94 km dari Mekah. Miqat ini ditujukan kepada jamaah haji atau umroh yang berasal dari Nejed, Irak.
5. Dzatu Irqin
Dzatu Irqin merupakan tempat Miqat yang terletak di sebelah utara Mekah, berjarak 94 km dari Mekah. Sama seperti Qarnul Manazil, tempat ini juga menjadi miqat bagi jamaah yang berasal dari Iraq dan negara searah lainnya.
Sebagai catatan, untuk jamaah yang bertempat tinggal di daerah Miqat, maka miqat hajinya adalah tempat tinggalnya itu sendiri. Mengutip buku Bimbingan Lengkap Haji dan Umrah susunan Ustadz M. Syukron, selama perjalanan miqat, umat Muslim dianjurkan membaca talbiyah.
Sebagian ulama mendefinisikan kalimat talbiyah sebagai ungkapan kepatuhan, ketaatan, dan pendekatan diri kepada Allah Swt. Umat Muslim perlu memantapkan hatinya untuk memenuhi panggilan melaksanakan ibadah haji dan umrah.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan miqat makani?

Apa yang dimaksud dengan miqat makani?
Miqat makani adalah batas tempat berihram bagi orang yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah.
Ada berapa miqat makani yang telah ditetapkan dalam Islam?

Ada berapa miqat makani yang telah ditetapkan dalam Islam?
Ada 5, yaitu Bier Ali, Al-Juhfah, Yalamlam, Qarnul Manazil, dan Dzatul Irqin.
Di mana miqat makani jamaah Indonesia?

Di mana miqat makani jamaah Indonesia?
Di Yalamlam, wilayah tenggara kota Mekah.
