Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu ANBK Beserta Tujuan dan Instrumennya dalam Satuan Pendidikan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa kelas VIII mengerjakan soal saat mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 di SMP Negeri 10 Denpasar, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
zoom-in-whitePerbesar
Siswa kelas VIII mengerjakan soal saat mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 di SMP Negeri 10 Denpasar, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Daftar isi

ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah jenjang dasar dan menengah. Program ini dibuat untuk menggantikan UN yang sudah dihapus sejak 2021 lalu.

ANBK dilaksanakan dengan memotret input, proses, serta output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Ada tiga elemen yang mendasari, yaitu Asesmen Kompetisi Minimum (AKM), Survey Karakter, dan Survey Lingkungan Belajar.

Mengutip situs Kemdikbud, dalam pelaksanaan ANBK, mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar, kualitas proses belajar-mengajar, serta lingkungan yang mendukung proses pembelajarannya.

ANBK bisa menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan kompetensi dan karakter murid secara luas. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang apa itu ANBK selengkapnya untuk Anda.

Pengertian ANBK

Seperti disebutkan sebelumnya, ANBK adalah program penilaian yang diselenggarakan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penilaian dalam program ini didasarkan pada kemampuan dasar murid, seperti literasi, numerasi, dan karakter.

Siswa kelas VIII mengerjakan soal saat mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 di SMP Negeri 10 Denpasar, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Program ANBK dirancang untuk menghasilkan informasi akurat, memperbaiki kualitas belajar-mengajar, serta meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen ini menghasilkan informasi untuk memantau dua hal penting, yaitu:

  • Perkembangan mutu dari waktu ke waktu.

  • Kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (Misalnya kesenjangan antar kelompok sosial ekonomi, antar sekolah negeri dan swasta, antar daerah, ataupun antar kelompok berdasarkan atribut tertentu).

ANBK memberikan gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan utama. Dalam prosesnya, dibutuhkan tiga instrumen utama mencakup Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Instrumen ANBK

Dirangkum dari situs Pusat Asesmen Pendidikan, berikut instrumen ANBK selengkapnya yang bisa Anda simak:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

AKM mengukur literasi membaca dan literasi matematika atau numerasi murid. Biasanya, kompetensi ini ditinjau dari tiga aspek utama, yakni konten, proses kognitif, dan konteks.

Dalam prosesnya, siswa dianjurkan untuk terus belajar sampai akhir hayat. Ini dilakukan agar mereka bisa beradaptasi dengan dunia yang cepat berubah dan berpartisipasi aktif di masyarakat.

Pelajar kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 di SMP N 11 Yogyakarta. Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

2. Survei Karakter

Survei Karakter mengukur sikap, nilai, keyakinan dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid. Beberapa aspek yang menjadi dasar penilaian siswa, yaitu berakhlak mulia, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Kemudian, siswa juga diminta memiliki karakter yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila. Ini dilakukan agar siswa dapat menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila yang merupakan ideologi bangsa Indonesia.

3. Survei Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun tingkat sekolah. Instrumen ini diikuti oleh seluruh kepala satuan pendidikan.

Satuan pendidikan yang menaungi siswa harus memenuhi standar tertentu. Tiap sekolah hendaknya mampu memfasilitasi kegiatan belajar-mengajar murid melalui beberapa hal berikut:

  • Proses pembelajaran yang berkualitas;

  • Guru-guru yang secara konsisten melakukan refleksi dan memperbaiki praktik pengajarannya;

  • Kepala satuan pendidikan yang menerapkan visi, kebijakan, dan program yang berfokus pada kualitas pembelajaran, dan

  • Iklim satuan pendidikan yang aman, menghargai keragaman dan inklusif.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu ANBK?
chevron-down

Program asesmen yang menggantikan UN (Ujian Nasional).

Apa tujuan ANBK?
chevron-down

Program ANBK dirancang untuk menghasilkan informasi akurat, memperbaiki kualitas belajar-mengajar, serta meningkatkan hasil belajar murid.

Apa saja instrumen ANBK?
chevron-down

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.