Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Daechang, Makanan Korea Selatan yang Viral di TikTok

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi daechang, makanan khas Korea yang viral. Foto: winni-design/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi daechang, makanan khas Korea yang viral. Foto: winni-design/Shutterstock

Makanan khas Korea Selatan bernama “daechang” belakangan ini viral di TikTok. Daechang merupakan usus besar sapi yang memiliki cita rasa lezat.

Daechang biasa disajikan di restoran barbeku Korea sebagai makanan utama dan pelengkap. Rasanya yang gurih membuat makanan ini disukai oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Daechang biasa dimasak dengan bumbu-bumbu penyedap seperti bawang putih, bawang merah, dan gochujang. Makanan ini cocok disantap saat masih panas.

Anda bisa mengolah daechang dengan cara digoreng atau dibakar. Nah, artikel berikut ini akan membahas tentang daechang beserta fakta uniknya yang menarik untuk Anda simak.

Fakta Unik Daechang, Makanan Khas Korea Selatan

Ilustrasi daechang, makanan khas Korea yang viral. Foto: wooreedul/Shutterstock

Masyarakat Korea Selatan jarang menyisakan satu bagian pun dari sapi, termasuk jeroan seperti daechang. Oleh karena itu, bagian jeroan ini banyak diolah menjadi hidangan makanan.

Bentuk daechang mirip seperti sosis yang menggelembung. Usus sapi ini memiliki lemak di bagian dalam yang berwarna putih.

Mengutip Korea Herald, lemak tersebut akan melunak ketika dibakar atau digoreng. Sementara bagian luarnya akan terasa sangat renyah.

Kemudian bagian kulitnya terasa sedikit kenyal. Jika disantap saat masih panas, lemak daechang akan meleleh di mulut Anda. Ini yang membuat sensasi memakan daechang berbeda dengan makanan lainnya.

Di Korea Selatan, daechang biasa disajikan di restoran-restoran barbeku. Biasanya, usus sapi ini diolah menjadi makanan utama dan pelengkap.

Dikutip dari buku Korean Food and Cooking karya Sue Style, bumbu penyedap yang biasa digunakan untuk memasak daechang yaitu garam, minyak wijen, kecap asin, lada fermentasi, dan gochujang. Tak jarang, daechang juga disajikan bersama gopchang sebagai pelengkapnya.

Baca juga: Arti Mukbang, Benarkah Bermakna Makan dalam Porsi Besar?

Ilustrasi daechang, makanan khas Korea yang viral. Foto: Tamer Adel Soliman/Shutterstock

Sebelum dimasak, daechang biasanya akan dibersihkan terlebih dahulu. Daechang kemudian direndam dengan bumbu dasar untuk menghilangkan bau prengus yang khas.

Beberapa restoran juga menambahkan bubuk cabai ke dalam daechang untuk menambah cita rasanya. Jika sudah dibumbui, daechang siap diolah menjadi masakan yang lezat.

Satu porsi daechang memiliki ukuran takar sekitar 28-30 gram. Menurut sejumlah sumber, makanan ini memiliki kandungan kalori, karbohidrat, lemak, dan protein yang cukup untuk tubuh.

Namun, ada kandungan lain yang harus diperhatikan. Jika dikonsumsi berlebihan, daechang tersebut bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, dan kolestrol.

Dalam 1 porsi daechang, terkandung jumlah kalori sekitar 80-90 kkal. Berikut ini kandungan nutrisi lainnya yang bisa Anda simak:

  • 1,15 g lemak jenuh

  • 1,36 g lemak tak jenuh tunggal

  • 57,8 miligram (mg) sodium

  • 35,7 mg potasium

  • 0,18 g lemak tak jenuh ganda

  • 6,89% kalsium

  • 3,12% besi

  • 133,45 mg kolesterol

  • 0,17 g lemak trans

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Daechang berasal darimana?

chevron-down

Korea Selatan?

Apakah daechang halal?

chevron-down

Daechang halal karen terbuat dari usus sapi.

Bagaimana tekstur daechang?

chevron-down

Sedikit kenyal, renyah, dan juicy.