Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Green Lifestyle dan Metode Penerapannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi green lifestyle. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi green lifestyle. Foto: Pexels.

Green lifestyle adalah gaya hidup berkelanjutan yang dapat diterapkan sebagai upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Gaya hidup ini perlu diterapkan secara konsisten untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan.

Secara umum, green lifestyle dikenal sebagai gaya hidup ramah lingkungan. Gaya hidup ini berfokus pada kebiasaan-kebiasaan baik yang selaras dengan alam.

Pengertian Green Lifestyle

Ilustrasi green lifestyle. Foto: Pexels.

Perubahan iklim memang menjadi isu global yang mendapat sorotan besar dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip situs United Nation, perubahan iklim mengacu pada perubahan suhu dan pola cuaca ekstrem secara berkepanjangan.

Pada umumnya, perubahan iklim disebabkan karena aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil hingga penebangan hutan. Perubahan iklim dapat menyebabkan berbagai bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga hujan asam.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim, salah satunya menerapkan gaya hidup ramah lingkungan atau green lifestyle. Green lifestyle adalah gaya hidup yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan. Dengan kata lain, green lifestyle berarti menjadi lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengubah perilaku serta gaya hidup sehari-hari.

Gaya hidup ini bisa diterapkan lewat cara mengurangi limbah, menghemat energi yang tidak dapat diperbaharui, serta daur ulang, terutama limbah plastik.

Penerapan Green Lifestyle

Foto: Pexels

Dalam karya ilmiah berjudul Penerapan Green Lifestyle oleh Triastuti Aviani, green lifestyle dapat diterapkan secara bertahap dengan empat metode, yakni reuse, reduce, recycle, dan replace. Berikut penjelasan dan contoh kegiatannya.

1. Reduce

Reduce secara harfiah artinya mengurangi. Metode reduce dilakukan dengan mengurangi konsumsi produk atau energi yang dapat merusak lingkungan. Berikut ini beberapa contohnya:

  • Mengurangi emisi gas buang dengan menggunakan transportasi umum

  • Mematikan lampu atau mencabut alat elektronik ketika sudah tidak dipakai

  • Membawa tas belanja untuk menghindari pemakaian kantong plastik sekali pakai

  • Membawa botol minum atau wadah sendiri saat membeli makanan atau minuman di luar

2. Reuse

Konsep utama dari reuse adalah menggunakan kembali barang–barang yang masih bisa digunakan. Tujuan dari reuse adalah mencegah limbah atau sampah baru. Contoh dari reuse adalah sebagai berikut.

  • Menggunakan atau menghibahkan pakaian atau sepatu yang masih bagus dan layak pakai

  • Tidak mengganti barang-barang seperti pakaian atau tempat makan hingga benar-benar rusak

3. Recycle

Prinsip green lifestyle yang tidak kalah penting adalah recycle atau daur ulang. Daur ulang merupakan proses mengubah limbah menjadi barang yang lebih bernilai dan bermanfaat. Berikut contoh kegiatannya:

  • Mengubah botol air mineral menjadi pot bunga

  • Mengubah sampah kemasan menjadi eco brick

  • Mengelola limbah makanan sebagai pupuk kompos

4. Replace

Dalam green lifestyle, replace artinya beralih ke produk atau energi yang ramah lingkungan. Contohnya sebagai berikut:

  • Menggunakan kendaraan bertenaga listrik

  • Memilih pakaian atau sepatu dengan bahan 100% katun yang mudah terurai

  • Mengganti sabun dengan cairan pembersih alami, seperti lerak atau jeruk nipis

Ragam konten berkualitas dan inklusif tentang inisiatif individu, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya bumi berkelanjutan. Selengkapnya di kumparan.com/topic/green-initiative

(GLW)