Mengenal Apa Itu Green Lifestyle dan Metode Penerapannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Green lifestyle adalah gaya hidup berkelanjutan yang dapat diterapkan sebagai upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Gaya hidup ini perlu diterapkan secara konsisten untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan.
Secara umum, green lifestyle dikenal sebagai gaya hidup ramah lingkungan. Gaya hidup ini berfokus pada kebiasaan-kebiasaan baik yang selaras dengan alam.
Pengertian Green Lifestyle
Perubahan iklim memang menjadi isu global yang mendapat sorotan besar dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip situs United Nation, perubahan iklim mengacu pada perubahan suhu dan pola cuaca ekstrem secara berkepanjangan.
Pada umumnya, perubahan iklim disebabkan karena aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil hingga penebangan hutan. Perubahan iklim dapat menyebabkan berbagai bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga hujan asam.
Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim, salah satunya menerapkan gaya hidup ramah lingkungan atau green lifestyle. Green lifestyle adalah gaya hidup yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan. Dengan kata lain, green lifestyle berarti menjadi lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengubah perilaku serta gaya hidup sehari-hari.
Gaya hidup ini bisa diterapkan lewat cara mengurangi limbah, menghemat energi yang tidak dapat diperbaharui, serta daur ulang, terutama limbah plastik.
Penerapan Green Lifestyle
Dalam karya ilmiah berjudul Penerapan Green Lifestyle oleh Triastuti Aviani, green lifestyle dapat diterapkan secara bertahap dengan empat metode, yakni reuse, reduce, recycle, dan replace. Berikut penjelasan dan contoh kegiatannya.
1. Reduce
Reduce secara harfiah artinya mengurangi. Metode reduce dilakukan dengan mengurangi konsumsi produk atau energi yang dapat merusak lingkungan. Berikut ini beberapa contohnya:
Mengurangi emisi gas buang dengan menggunakan transportasi umum
Mematikan lampu atau mencabut alat elektronik ketika sudah tidak dipakai
Membawa tas belanja untuk menghindari pemakaian kantong plastik sekali pakai
Membawa botol minum atau wadah sendiri saat membeli makanan atau minuman di luar
2. Reuse
Konsep utama dari reuse adalah menggunakan kembali barang–barang yang masih bisa digunakan. Tujuan dari reuse adalah mencegah limbah atau sampah baru. Contoh dari reuse adalah sebagai berikut.
Menggunakan atau menghibahkan pakaian atau sepatu yang masih bagus dan layak pakai
Tidak mengganti barang-barang seperti pakaian atau tempat makan hingga benar-benar rusak
3. Recycle
Prinsip green lifestyle yang tidak kalah penting adalah recycle atau daur ulang. Daur ulang merupakan proses mengubah limbah menjadi barang yang lebih bernilai dan bermanfaat. Berikut contoh kegiatannya:
Mengubah botol air mineral menjadi pot bunga
Mengubah sampah kemasan menjadi eco brick
Mengelola limbah makanan sebagai pupuk kompos
4. Replace
Dalam green lifestyle, replace artinya beralih ke produk atau energi yang ramah lingkungan. Contohnya sebagai berikut:
Menggunakan kendaraan bertenaga listrik
Memilih pakaian atau sepatu dengan bahan 100% katun yang mudah terurai
Mengganti sabun dengan cairan pembersih alami, seperti lerak atau jeruk nipis
Ragam konten berkualitas dan inklusif tentang inisiatif individu, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk mendorong terciptanya bumi berkelanjutan. Selengkapnya di kumparan.com/topic/green-initiative
(GLW)
