Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Playing Victim dan Tanda-Tanda Perilakunya dalam Ilmu Psikologi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi playing victim. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi playing victim. Foto: Pixabay

Playing victim adalah salah satu perilaku toxic yang kerapkali mewarnai hubungan percintaan. Pelaku biasanya memposisikan diri sebagai korban dan bertindak seolah tidak bersalah.

Sikap playing victim biasa digunakan untuk memanipulasi seseorang. Menurut George K.Simon (1996) dalam buku In Sheep's Clothing: Understanding and Dealing with Manipulative People, pelaku playing victim terus mencoba melimpahkan kesalahannya kepada orang lain.

Tujuannya tidak lain untuk mendapat belas kasihan dan simpati. Lantas, apa itu playing victim dan bagaimana tanda-tandanya? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.

Tanta-tanda Orang yang Melakukan Playing Victim

Dirangkum dari Bright Side dan sumber lain, ada 7 tanda seseorang sering melakukan playing victim, yakni sebagai berikut:

1. Mengasihani diri sendiri

Orang-orang yang melakukan playing victim terus mengasihani dirinya sendiri. Mereka selalu mencari pembenaran dan validasi atas perbuatan yang sudah dilakukan. Ini dilakukan supaya orang lain merasa iba pada dirinya.

Ilustrasi playing victim. Foto: Unsplash

2. Memanipulasi orang lain

Mereka seringkali memosisikan dirinya sebagai korban untuk mendapatkan simpati dan dukungan orang lain. Mereka juga piawai membuat orang lain merasa bersalah atas apapun yang pernah dilakukan.

3. Tidak pernah merasa cukup

Merasa tidak pernah cukup adalah ciri khas dari orang yang sering melakukan playing victim. Mereka selalu berharap lebih untuk dirinya sendiri. Alhasil, akan selalu timbul rasa pesimis dan kurang bisa menghargai setiap momen bahagia di hidupnya.

4. Menyukai Pertengkaran

Perbedaan pendapat dan pandangan kerapkali dijadikan alasan pertengkaran oleh mereka. Orang yang suka melakukan playing victim selalu membela diri dan mengarahkan serangannya kepada orang lain.

5. Tidak Bertanggung Jawab

Orang yang suka playing victim selalu menyalahkan orang lain atas kegagalan dan kesalahannya sendiri. Mereka seolah lepas tangan dan enggan bertanggung jawab atas tindakan yang sudah dilakukan.

Ilustrasi playing victim. Foto: Shutterstock

6. Anti kritik

Mereka cenderung enggan mendengarkan pendapat orang lain mengenai perilaku maupun sikapnya. Hal ini membuat orang-orang yang sering melakukan playing victim buta terhadap kesalahannya sendiri. Mereka tidak bisa mengubah dirinya jadi lebih baik karena ketidaksadarannya itu.

7. Terus Membandingkan Diri

Orang yang sering melakukan playing victim cenderung selalu membandingkan dirinya dengan orang lain. Ini dilakukan untuk menutupi rasa kurang percaya diri yang dimiliki. Sikap tersebut akhirnya membuat mereka terus menginginkan belas kasihan dan simpati.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu playing victim?

chevron-down

Playing victim adalah perilaku memposisikan diri sebagai korban dan bertindak seolah tidak bersalah.

Apa ciri seorang yang gemar melakukan playing victim?

chevron-down

Pelaku playing victim akan mencoba melimpahkan kesalahannya ke orang lain.

Mengapa orang yang playing victim suka mengasihani diri?

chevron-down

Mereka selalu mencari pembenaran dan validasi dari orang lain. Ini dilakukan supaya orang lain merasa iba pada dirinya.