Mengenal Apa Itu Tempura dan Cara Membuatnya Jadi Santapan Lezat

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain sushi, salah satu makanan khas Jepang yang populer di luar negeri, termasuk Indonesia, adalah tempura. Tidak hanya tersedia di berbagai restoran mahal saja, tempura juga dapat dibuat sebagai makanan rumahan dan bisa dibeli di supermarket.
Mengutip dari Majalah Al Azhar-Edisi 301 terbitan YPI Al Azhar, tempura adalah camilan seperti gorengan dengan berbagai jenis isian makanan laut atau sayuran yang dicelup ke dalam adonan tepung dan kuning telur, lalu digoreng menggunakan minyak sayur.
Sejatinya, sejarah kemunculan tempura bukan berasal dari Jepang, melainkan misionaris Portugis yang mengenalkan teknik menggoreng makanan kepada masyarakat Jepang di tahun 1600-an. Saat itu, tempura dikenal dengan nama latin ad tempora cuaresmae yang bermakna "makanan yang dibumbui".
Selain memiliki cita rasa renyah setelah digoreng, tempura juga dapat dinikmati dengan berbagai macam cara. Salah satunya dapat disantap bersama soba Jepang atau udon. Anda juga bisa menikmatinya di atas nasi dan diberi kecap manis sebagai tendon.
Tempura harus digoreng dengan resep dan teknik yang benar agar makanan yang dihasilkan menjadi renyah dan lezat. Berikut adalah beberapa resep yang dapat digunakan saat memasak tempura.
Tips Membuat Tempura yang Baik
Membuat tempura adalah hal yang cukup sulit karena seringkali hasil gorengannya tidak renyah dan bentuknya kurang menarik. Yuyun Alamsyah dalam SUK & M: Tempura menuliskan beberapa tips yang dapat diikuti agar menghasilkan tempura yang bagus.
1. Pastikan Kesegaran Bahan yang Dipakai
Pilih udang atau ikan yang segar. Untuk udang kupas, sisakan bagian ekor sehingga saat digoreng terlihat warna kemerahan yang cantik.
Untuk ikan, pilihlah jenis daging ikan warna putih yang sudah dihilangkan sisik dan tulangnya. Potong ikan dalam bentuk yang agak tipis dan agak kecil. Jangan gunakan ikan dalam bentuk utuh karena akan mempengaruhi proses memasak.
Sayur yang segar akan menghasilkan rasa yang lezat pula. Bersihkan sayuran, lalu cuci serta potong dalam bentuk agak tipis dan kecil. Tiriskan terlebih dahulu sebelum dicelupkan ke dalam adonan.
Ada banyak macam variasi cara memotong sayur. Terpenting adalah sayur harus cepat matang saat digoreng. Hindari memotong sayur dalam bentuk tebal karena menggoreng tempura tidak membutuhkan waktu lama. Pastikan bagian dalam matang secara sempurna dan tidak gosong pada lapisan luar tepung.
2. Adonan Tempura (Koromo) Dapat Dibuat Bervariasi
Adonan dapat dibuat secara sederhana, yakni dengan menggunakan telur, tepung jagung, tepung beras, dan baking soda. Kemudian tambahkan bumbu kering di dalamnya sesuai selera.
Hal yang perlu diperhatikan adalah suhu air pada adonan harus dingin. Gunakan air es agar suhunya selalu dingin. Jika perlu, letakkan wadah yang berisi adonan tempura di atas tumpukan es batu agar suhu adonan tetap dingin, bahkan saat digoreng.
Untuk menampilkan efek bunga pada tempura udang, Anda dapat menggunakan cetakan kue atau botol yang diteteskan di atas udang pada saat menggoreng.
3. Disajikan Saat Hangat
Tempura harus disajikan dalam kondisi yang masih hangat. Siapkan terlebih dahulu saus dan nasi sebagai teman makan. Tujuannya agar saat tempura selesai dimasak dapat langsung dimakan dalam keadaan yang masih hangat dan renyah.
4. Perhatikan Suhu Minyak
Suhu minyak sangat penting dalam proses menggoreng tempura. Pertahankan suhu minyak 170-180 derajat celcius. Hindari menggoreng tempura pada minyak yang belum panas. Jatuhkan beberapa tetes adonan tempura di atas minyak.
Jika adonan sudah mengapung mencapai separuh kedalaman, artinya minyak sudah panas dan tempura dapat langsung digoreng. Namun jika adonan jatuh ke dasar minyak dan tidak cepat mengapung, itu berarti minyak belum panas. Gunakan minyak dalam jumlah yang cukup banyak, minimal ⅔ dari kedalaman wajan.
Celupkan bahan seafood atau sayuran jika minyak sudah panas. Untuk rasa yang lebih gurih, Anda dapat menambahkan minyak wijen ke dalam minyak goreng.
Tiriskan tempura setelah digoreng, kemudian hidangkan.
Untuk mengatur tebal tipis lapisan tempura, Anda dapat menambahkan atau mengurangi air es ke dalam adonan.
(IMR)
