Konten dari Pengguna

Mengenal Arti An Nafi dalam Asmaul Husna beserta Cara Meneladaninya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nama Allah An Nafi. Foto: Freepik.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nama Allah An Nafi. Foto: Freepik.

Salah satu nama baik Allah dalam Asmaul Husna adalah An Nafi. An Nafi artinya Yang Maha Pemberi Manfaat. Allah An Nafi maksudnya Allah adalah Dzat yang memberikan manfaat kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Hanya Dia-lah Dzat yang paling berkuasa dalam memberi manfaat kepada seluruh umat manusia. Segala manfaat dan mudharat yang ada di bumi berjalan atas dasar izin Allah. Jadi, tidak ada yang dapat mencegah datangnya manfaat atau keburukan kecuali Allah semata.

Banyak manfaat yang diberikan Allah tanpa disadari manusia, seperti kesuburan tanah, cuaca yang baik, dan air yang melimpah untuk kelangsungan hidup. Yang tak kalah sering dilupakan ialah kesehatan dan kesempatan yang merupakan manfaat tak terhingga. Oleh karenanya, hamba yang beriman harus selalu menunjukkan sikap positif terhadap semua manfaat yang diberikan Allah.

Sikap positif ini akan melahirkan rasa syukur dan ketaatan terhadap semua ketentuan-Nya. Sebaliknya, jika manusia tidak menyadari manfaat yang telah dianugerahkan kepadanya, akan muncul sifat kufur dan zalim kepada Allah. Padahal, sudah ditegaskan bahwa An Nafi artinya hanya Allah-lah yang sanggup menganugerahkan semua manfaat tersebut tanpa meminta bantuan apapun dan siapapun.

Dikutip dari buku Cerita dan Makna Asmaul Husna untuk Anak karya Siti Wahyuni dan Arini Nurpadilah, Allah An Nafi disebutkan dalam Alquran surat Al Fath ayat 11 yang berbunyi:

سَيَقُوْلُ لَكَ الْمُخَلَّفُوْنَ مِنَ الْاَعْرَابِ شَغَلَتْنَآ اَمْوَالُنَا وَاَهْلُوْنَا فَاسْتَغْفِرْ لَنَا ۚيَقُوْلُوْنَ بِاَلْسِنَتِهِمْ مَّا لَيْسَ فِيْ قُلُوْبِهِمْۗ قُلْ فَمَنْ يَّمْلِكُ لَكُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا اِنْ اَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا اَوْ اَرَادَ بِكُمْ نَفْعًا ۗبَلْ كَانَ اللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرًا

Artinya: Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan berkata kepadamu, “Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami.” Mereka mengucapkan sesuatu dengan mulutnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia menghendaki bencana terhadap kamu atau jika Dia menghendaki keuntungan bagimu? Sungguh, Allah Mahateliti dengan apa yang kamu kerjakan.”

Dari ayat di atas, dapat disimpulkan bahwa hanya Allah An Nafi yang bisa menghendaki segala bencana dan segala manfaat bagi umat manusia. Sebab, Allah Maha Mengetahui apa yang dikerjakan dan apa yang dipikirkan seluruh makhluk ciptaan-Nya.

Lalu, bagaimana cara meneladaninya?

Cara Meneladani Nama Allah An Nafi

Ilustrasi cara meneladani nama dan sifat Allah An Nafi. Foto: Freepik.

Meneladani nama dan sifat Allah An Nafi adalah dengan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Selain itu, berusaha melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh agar bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah dalam haditsnya, “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia lain.” (HR. Bukhari)

M. Khalilurrahman El-Mahfani dalam Buku Hafalan Juz 28, 29,30 menyebutkan, meneladani sifat An Nafi bisa dengan memohon petunjuk kepada Allah agar setiap perbuatan yang dilakukan bermanfaat. Bisa juga dengan berdzikir Asmaul Husna Yaa Naafi’u sebanyak-banyaknya.

Barang siapa yang membiasakan dzikir tersebut, insyaAllah akan diberikan manfaat yang besar. Dzikir Ya Naafi'u juga memiliki banyak khasiat bagi yang mengamalkannya, seperti disembuhkan bagi yang sedang sakit serta terhindar dari kesusahan atau kesulitan.

(IPT)