Mengenal Bahan Fleece beserta Karakteristik dan Cara Merawatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahan fleece masih menjadi primadona bagi masyarakat yang tinggal di wilayah bersuhu dingin dan pegunungan. Bahan ini biasa digunakan sebagai bahan dasar jaket atau hoodie yang berguna untuk menambah kehangatan.
Kain fleece dikenal sebagai salah satu kain tekstil yang memiliki karakateristik lembut, hangat, dan sedikit berbulu. Jenis kain ini terdiri dari berbagai macam jenis, mulai dari Fleece Plyester, Fleece Cotton, Fleece Micro, Fleece Polar, hingga Fleece Bamboo.
Masing-masing bahan fleece memiliki kriteria tersendiri. Umumnya, fleece dibuat dengan bahan campuran polyster seperti polyethlene terephtalate (PET), nylon, lycra, dan berbagai bahan sintetis lainnya.
Kelebihan bahan ini yaitu teksturnya lembut, sedikit berbulu, cepat kering, dan elastis. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang bahan fleece selengkapnya untuk Anda.
Karakteristik Bahan Fleece
Seperti disebutkan sebelumnya, bahan fleece biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan jaket atau hoodie. Namun, beberapa industri tekstil juga memanfaatkannya sebagai bahan dasar perlengkapan rumah tangga seperti selimut dan bedsheet.
Mengutip buku Sweet Nothing karya Wimar Witoelar (2014), bahan fleece cenderung ringan dan mampu memberikan kehangatan maksimal. Bahan ini bisa menahan serangan angin di musim dingin yang sangat ekstrem.
Fleece banyak dipilih sebagai baju hangat karena memiliki kelebihan dibandingkan bahan lain. Dirangkum dari situs Comfortworld, berikut penjelasannya:
Lebih tahan air.
Lebih cepat kering dibandingkan pakaian yang terbuat dari serat alami.
Tahan kerutan dan nyaman dipakai.
Breathable, tidak sesak, dan mudah untuk bernapas.
Tidak melar meskipun dicuci di mesin cuci.
Cara Mencuci Jaket Fleece
Sama seperti wol, bahan fleece juga membutuhkan perawatan khusus. Anda bisa memerhatikan instruksinya di bagian label yang tertempel di baju atau jaket. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Fleece biasanya tidak menyusut saat dicuci. Jadi, Anda bisa memasukannya ke dalam mesin cuci bersamaan dengan bahan lain.
Cuci bahan fleece dari arah dalam ke luar untuk mengurangi risiko kain yang rusak.
Periksa aturan untuk menggunakan kondisioner kain seperti comfort pure. Pada sebagian kasus, kondisioner ini dapat mengurangi tesktur dan elastisitas bahan fleece.
Keringkan bahan fleece dengan menjemurnya di dalam ruangan. Jangan jemur di bawah sinar matahari karena dapat menyebabkan kerusakan.
Jika ingin menyetrikanya, gunakan suhu paling rendah.
Saat mencuci bahan fleece, pastikan Anda menggunakan kondisioner kain yang sesuai. Beberapa kondisioner bisa menambah kelembutan tekstur fleece.
Dijelaskan dalam situs Good on You, kondisioner bisa membuat serat kain minim gesekan. Sehingga kain dapat terhindar dari pemudaran warna, lebih cepat kering, dan lebih mudah disetrika.
Di sisi lain, kondisioner kain yang sesuai juga bisa menambah aroma harum pada bahan fleece. Sehingga meskipun telah digunakan seharian, jaket atau hoodie yang berbahan fleece masih tetap harum seperti semula.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu bahan fleece?

Apa itu bahan fleece?
Bahan ini biasa digunakan sebagai bahan dasar jaket atau hoodie yang berguna untuk menambah kehangatan.
Apa kelebihan bahan fleece?

Apa kelebihan bahan fleece?
Kelebihan bahan ini yaitu teksturnya lembut, sedikit berbulu, cepat kering, breathability, dan elastis.
Apa saja jenis bahan fleece?

Apa saja jenis bahan fleece?
Jenis kain ini terdiri dari berbagai macam jenis, mulai dari Fleece Plyester, Fleece Cotton, Fleece Micro, Fleece Polar, hingga Fleece Bamboo.
