Mengenal Bintang Sirius, Letak, Jarak, dan Pembagiannya dalam Tata Surya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bintang merupakan objek astronomi yang dapat dijumpai manusia dengan mata telanjang pada malam hari. Setiap bintang memiliki nama dan karakteristik tersendiri. Salah satu bintang yang paling terang dalam tata surya adalah bintang Sirius.
Mengutip laman resmi National Geographic, bintang adalah benda langit besar yang menghasilkan cahaya dan panas dari reaksi fusi nuklir komponen utamanya, yaitu hidrogen yang berubah menjadi helium.
Bentuk bintang adalah bulat hampir sempurna karena adanya tarikan gravitasi yang bekerja ke segala arah. Akan tetapi, ada beberapa jenis bintang yang berbentuk pipih dan menyerupai kacang.
Sejak zaman dahulu, orang-orang telah mempelajari letak bintang untuk memetakan jalur pelayaran dan musim bertani. Hingga saat ini, bintang masih digunakan untuk menunjukan arah mata angin dengan mengamati rasinya.
Lantas, apa itu bintang Sirius? Simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut ini.
Apa Itu Bintang Sirius?
Berdasarkan tulisan dalam buku Ensiklopedia Mini: Alam Semesta karya Yusup Somadinata, bintang Sirius merupakan bintang paling terang di langit yang terlihat dari Bumi. Bintang ini terletak di konstelasi Canis Mayor (the Greater Dog).
Nama Sirius diambil dari bahasa Yunani seirios yang berarti “berkilauan”. Bintang Sirius menjadi salah satu objek langit yang penting dalam peradaban Mesir Kuno dan jazirah Arab. Bintang ini berfungsi untuk menandai banjir tahunan di Sungai Nil.
Warna asli bintang Sirius adalah putih hingga biru keputihan, namun karena sering berkedip, Sirius terlihat seperti memiliki banyak warna. Menurut Earth Sky, kecerahan dan kelap-kelip ini mendorong orang untuk melaporkan Sirius sebagai UFO.
Letak dan Jarak Sirius dari Bumi
Dirangkum dari Encyclopedia Britannica, Sirius dan Bumi memiliki jarak 8,6 tahun cahaya (satuan panjang jarak astronomis), dengan ukuran masing-masing sebesar 1,7 dan seperseratus dua puluh kali matahari. Satu tahun cahaya hampir sama dengan 6 triliun mil.
Bintang Sirius terletak di selatan ekuator langit dengan koordinat Asensiorekta Deklinasi 6 jam 45 menit 08,92 detik dan -16 derajat 42' 58,92". Sirius menjadi salah satu bintang terdekat dari Bumi setelah Matahari.
Para astronom mengklasifikasikan Sirius sebagai bintang tipe A yang memiliki suhu lebih panas dari Matahari, yaitu sekitar 9.400 derajat Celcius. Meski massa Matahari lebih berat dari Sirius, bintang ini justru mengeluarkan energi 26 kali lebih banyak dari Matahari.
Pembagian Bintang Sirius di Tata Surya
Sejatinya, Sirius adalah sistem bintang ganda yang terdiri atas bintang raksasa terang (Sirius A) dan bintang kerdil redup (Sirius B). Salah satu dari keduanya telah berevolusi lebih dahulu menjadi raksasa merah sebelum akhirnya meluruh menjadi bintang katai putih.
Sirius A
Bintang Sirius A diketahui memiliki ukuran 180% lebih besar dari Matahari dengan suhu permukaan mencapai 10.173 derajat Celcius. Pancaran energi Sirius A adalah 27 kali lipat dari energi Matahari. Bintang ini berada di deret utama (kelas V) dan termasuk bintang tipe A1.
Sirius B
Ukuran Sirius B diketahui hanya 70% dari keseluruhan ukuran Matahari dan tergolong bintang katai putih. Akan tetapi, suhu permukaan Sirius B mencapai 15.273 derajat Celcius. Dibandingkan dengan massa jenis bintang normal, Sirius B mempunyai massa jenis yang sangat besar hingga jutaan ton per meter kubiknya.
Cara Melihat Bintang Sirius
Pada dasarnya, hampir semua orang yang tinggal di planet Bumi dapat melihat bintang Sirius. Namun, beberapa orang yang berada pada garis lintang 73.284 derajat utara ke atas tidak dapat melihat kecerahannya.
Ketika Matahari masih berada di atas horizon, bintang Sirius dapat dilihat dengan mata telanjang. Waktu yang paling tepat untuk melihat bintang Sirius jatuh adalah tengah malam di akhir bulan Desember dan awal bulan Januari, yaitu saat Sirius mencapai meridian (garis khayal pada permukaan Bumi).
Frequently Asked Question Section
Di mana letak bintang Sirius?

Di mana letak bintang Sirius?
Bintang Sirius terletak di selatan ekuator langit dengan koordinat Asensiorekta Deklinasi 6 jam 45 menit 08,92 detik dan -16 derajat 42' 58,92".
Bintang Sirius berwarna apa?

Bintang Sirius berwarna apa?
Warna asli bintang Sirius adalah putih hingga biru keputihan, namun karena sering berkedip, Sirius terlihat seperti memiliki banyak warna.
Kapan waktu terbaik untuk melihat bintang Sirius?

Kapan waktu terbaik untuk melihat bintang Sirius?
Waktu yang paling tepat untuk melihat bintang Sirius jatuh adalah tengah malam di akhir bulan Desember dan awal bulan Januari, yaitu saat Sirius mencapai meridian (garis khayal pada permukaan Bumi).
(AAA)
