Konten dari Pengguna

Mengenal Buah Buni Beserta Kandungan dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buah buni. Foto: Indonesia.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buah buni. Foto: Indonesia.go.id

Buah buni adalah tanaman tropika yang berasal dari Asia Tenggara dan Australia bagian selatan. Di Nusantara, buah buni (Antidesma bunius L. Spreng) dapat tumbuh dengan baik. Bentuk buahnya bulat kecil-kecil dan bergerombol mirip seperti anggur.

Kulit buah buni berwarna merah dan ungu kehitaman. Mengutip buku Jus Buah dan Sayuran susunan Drs. Emma S Wirakusumah, buah tropika ini memiliki banyak kandungan bermanfaat meliputi vitamin C, provitamin A (karotenoid), vitamin B1, vitamin B2, mineral besi, fosfor, kalium, dan serat.

Ukuran buah buni sedikit lebih besar dari kacang kapri. Buah ini umumnya memiliki rasa yang manis keasam-asaman. Buah yang matang ditandai dengan warna kulitnya yang berwarna merah dan ungu kehitaman.

Di Indonesia, buah buni dapat tumbuh di wilayah yang beriklim muson dan berhawa lembab. Apa manfaat buah buni untuk kesehatan? Simak artikel berikut untuk mengetahui penjelasan lengkapnya.

Manfaat Buah Buni

Di Indonesia, buah buni biasa dikonsumsi sebagai campuran rujak, jus, dan minuman segar. Kulit batangnya mengandung alkaloid yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan obat.

Ilustrasi manfaat buah buni. Foto: pixabay

Dijelaskan dalam buku Tanaman Obat dan Jus karya Ir. Lukas Tersono Adi (2008), buah buni mampu menjaga meridian hati, lambung, dan ginjal. Buah yang mirip seperti anggur ini juga dipercaya bisa membersihkan racun dan meluruhkan dahak.

Dalam sumber lain disebutkan bahwa buah buni baik untuk menjaga kesehatan mata, melancarkan saluran pencernaan, mencegah kontipasi, menjaga kekebalan tubuh, dan menjadi antioksidan.

Zat antioksidan buah buni berasal dari kandungan flavonoid yang tersebar dalam jumlah banyak. Menurut penelitian, flavonoid mampu menghilangkan efek merusak yang terjadi pada oksigen dalam tubuh manusia.

Senyawa ini terdiri atas lebih 15 atom karbon yang sebagian besar dapat ditemukan dalam tanaman. Mengutip sumber Litbang Pertanian, flavonoid juga berfungsi melindungi struktur sel dalam tubuh, meningkatkan penyerapan dan penggunaan vitamin C, obat antiinflamasi, dan mencegah pengeroposan tulang.

Dalam jumlah yang cukup, falvonoid dapat berperan sebagai antibiotik dan antivirus yang mampu menghambat pertumbuhan kolesterol jahat dalam darah, mencegah terjadinya atherosklerosis, dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi buah buni dimanfaatkan sebagai kosmetik. Foto: pixabay

Tidak hanya untuk kesehatan, buah buni juga bermanfaat untuk industri kosmetik dan kecantikan. Buah ini bisa digunakan sebagai pewarna alami dalam sediaan lip cream. Caranya dengan mengekstraksi buah buni menggunakan metode maserasi.

Nantinya akan dihasilkan warna ungu pada ekstrak dan warna merah muda pada sediaan lip cream. Sediaan tersebut memiliki bentuk berupa cairan kental, warna merah muda pudar hingga pekat, dan berbau lilin.

Bagian lain dari buah buni juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan. Biji buah buni berkhasiat untuk peluruh kemih dan menghilangkan panas. Sementara daunnya berkhasiat membersihkan darah, melancarkan sirkulasi peredaran darah dan saraf, serta menghilangkan panas dan dahak.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana bentuk buah buni?

chevron-down

Bentuk buah buni bulat kecil-kecil dan bergerombol mirip seperti anggur.

Apa saja kandungan buah buni?

chevron-down

Buah buni memiliki banyak kandungan bermanfaat meliputi vitamin C, provitamin A (karotenoid), vitamin B1, vitamin B2, mineral besi, fosfor, kalium, dan serat.

Apa manfaat buah buni untuk kesehatan?

chevron-down

Buah buni mampu menjaga meridian hati, lambung, dan ginjal. Buah yang mirip seperti anggur ini juga dipercaya bisa membersihkan racun dan meluruhkan dahak.