Mengenal Ciri-Ciri dan Contoh Cerkak Bahasa Jawa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerkak adalah salah satu karya sastra Jawa yang termasuk ke dalam jenis prosa. Karya ini serupa dengan cerpen atau cerita pendek karena menyajikan kisah yang dikemas dengan gaya sastra. Bedanya, cerita dalam cerkak ditulis dalam bahasa Jawa.
Cerita dalam cerkak umumnya lebih pendek daripada novel tetapi lebih panjang daripada puisi. Karena tidak terlalu panjang, seseorang dapat menikmati keseluruhan cerita dalam satu kali baca.
Dijelaskan dalam jurnal berjudul Karakter dalam Preman, Antologi Cerkak Karya Tiwiek SA dan Implikasinya Terhadap Bahasa Jawa karya Galih Dwi Purbosari dkk (2017), umumnya isi cerkak cenderung padat dan langsung pada tujuan penulisannya.
Meski lebih pendek dari novel, cerita ini memiliki struktur yang lengkap, sehingga pesan tetap dapat disampaikan kepada pembaca. Seperti apa contoh cerkak bahasa Jawa? Untuk mengetahuinya, simak artikel berikut.
Ciri-Ciri dan Contoh Cerkak Bahasa Jawa
Sebelum beralih ke contoh cerkak, sebaiknya pahami terlebih dahulu ciri-cirinya. Dikutip dari Buku Kirtya Basa Kelas VIII yang disusun Samsul Hadi dkk (2015: 6), berikut ciri-ciri cerkak bahasa Jawa:
Ukarane ringkes lan nganggo basa gancaran (kalimatnya ringkas dan merupakan karangan bebas tanpa aturan tertentu)
Tembung-tembunge gampang dimangerten (kata-katanya mudah dimengerti)
Isine nyengsemake utawa nrenyuhake, nyritakake sacuwil prastawa ing panguripane paraga utama (Berisi cerita menyenangkan atau menyentuh, menceritakan secuil peristiwa dalam kehidupan karakter utama)
Critane ringkes bae, ora dawa-dawa (cerita ringkas, tidak terlalu panjang)
Anggone maca mung mbutuhake wektu sedhela (membacanya membutuhkan waktu yang singkat)
Nah, berikut salah satu contoh cerkak bahasa Jawa yang bisa Anda simak:
“Sahabatku Kang Becik Atine”
Pas muleh sekolah aku karo kanca-kancaku duwe rencana arep nyambangi Andi sing wes gak melbu sekolah ono seminggu.
Jare konco-koncoku si Andi iku loro tipes, terus aku due ide urunan gae gawakne roti lan buah-buahan sing di senengi Andi.
Aku lan koncoku liane numpak sepedah bareng mergakne omae Andi ugo gak adoh tekan sekolahan. Ndilalahe pas nek tengah dalan ora sengojo ban sepedahku kenek paku.
“Do, pedahku kok kroso aneh ya lek di tumpak i”, aku muni nek Edo !!
“Lha emange konopo?” jawabe Edo.
“Sek jajal mandek tak delok e disek”, balesku.
Terus aku karo Edo jajal mandek gawe ndelok pedahku sak temene kenek opo, Sementara konco-koncoku liane budal disek gak enek sing eruh.
Mbasan di delok, tibak e pedahku kenek paku lan ban e gembos ora iso ditumpak i. Akire aku dikancani Edo nuntun pedah golek I tukang tambal ban.
Amergo posisi pas kui tibak e ora ono tukang tambal ban, aku due rencana nitipke sepedahku ing omae salah siji warga cedak kunu.
Terus aku di gonceng Edo nyusul koncoku sing wes podo budhal disek menyang omae Andi.
Aku matur suwun banget karo Edo, amergo Edo salah sijine sahabtku kang becik atine. Edo gelem mbantu koncone pas lagi kesusahan.
Setelah kedadean kui aku maleh akeh sinau tentang artine persahabatan.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu cerkak?

Apa itu cerkak?
Cerkak adalah salah satu karya sastra Jawa yang termasuk ke dalam jenis prosa. Karya ini serupa dengan cerpen atau cerita pendek karena menyajikan kisah yang dikemas dengan gaya sastra. Bedanya, cerita dalam cerkak ditulis dalam bahasa Jawa.
Apa ciri khas cerita dalam cerkak?

Apa ciri khas cerita dalam cerkak?
Cerita dalam cerkak umumnya lebih pendek daripada novel tetapi lebih panjang daripada puisi. Karena tidak terlalu panjang, seseorang dapat menikmati keseluruhan cerita dalam satu kali baca.
Apa tujuan penulisan cerkak?

Apa tujuan penulisan cerkak?
Menghibur dan memberikan pesan moral kepada pembaca.
