Mengenal Ciri-ciri Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Seni Musik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangga nada merupakan elemen penting dalam seni musik. Pengertian tangga nada sendiri adalah sekumpulan not musik yang disusun secara berurutan dari nada rendah hingga tinggi. Tangga nada sangat diperlukan untuk menciptakan harmoni yang indah pada sebuah lagu.
Tangga nada dibagi menjadi tiga macam, yaitu tangga nada diatonis, pentatonis, dan kromatis. Tangga nada diatonis terdiri dari tujuh buah nada, yaitu “Do Re Mi Fa Sol La Si” dan memiliki 2 jarak, yaitu satu dan setengah tangga nada.
Tangga nada diatonis pun terbagi menjadi dua, yakni diatonis mayor dan minor. Berikut ini yang merupakan ciri-cirinya:
Ciri-ciri tangga nada minor
Bersifat sedih dan kurang bersemangat
Biasanya digunakan untuk lagu melow
Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
Mempunyai pola interval: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1
Lagu bertangga nada minor di antaranya adalah 'Ambilkan Bulan' dan 'Bintang Kejora'.
Ciri-ciri tangga nada mayor
Bersifat riang gembira dan bersemangat
Sering digunakan pada lagu perjuangan atau lagu nasional
Biasanya diawali dengan nada dasar “do” pada not pertamanya dan diakhiri dengan nada dasar “Do” yang lebih tinggi dari nada pertamanya.
Mempunyai pola interval: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½
Beberapa contoh lagu yang menggunakan tangga nada mayor adalah 'Maju Tak Gentar', 'Bangun Pemudi Pemuda', dan 'Garuda Pancasila'.
(ERA)
