Mengenal EDCCASH yang Tidak Terdaftar di OJK

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
23 Maret 2021 15:18
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi uang kripto. Foto: REUTERS/DADO RUVIC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang kripto. Foto: REUTERS/DADO RUVIC
ADVERTISEMENT
EDCCASH atau E-Dinar Coin Cash sempat menjadi platform primadona untuk menambang aset digital. Ini merupakan aplikasi untuk menambang dan mengelola koin EDC Blockchain yang sebelumnya bernama E-Dinar coin. E-Dinar Coin (EDC) sendiri merupakan mata uang kripto yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
ADVERTISEMENT
Pada dasarnya, dengan menggunakan aplikasi EDCCASH, para pengguna akan dimudahkan dalam melakukan jual beli aset digital dan mengakses pertumbuhannya. Bagaimana cara kerja platform yang dikembangkan PT. Cripto Prima Sejahtera ini?

Cara Kerja EDCCASH

EDCCASH adalah masternodes dari penambangan EDC Blockchain. Yang dimaksud masternode adalah sejenis kumpulan di mana pengguna meminjamkan koin mereka sehingga memungkinkan node (mesin minning EDC) untuk menambang EDC. Dengan cara ini, pengguna EDC tidak perlu menyalakan komputer atau melakukan tindakan apapun.
Sederhananya, pihak perusahaan akan meminjam deposit yang digunakan untuk menambang. EDCCASH secara otomatis memberikan hasil penambangan sebesar 0,5% per hari dari total saldo yang tersedia di dompet aplikasi. Adapun harga beli koin adalah Rp 20.000 dan harga jualnya sebesar Rp 15.000.
Ilustrasi menambang uang cripto. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menambang uang cripto. Foto: Shutterstock
Untuk bergabung, calon anggota harus menyetorkan uang sebesar Rp 5 juta dengan rincian sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
  • Rp 4000.000: saldo awal sebesar 200 koin
  • Rp 700.000: biaya untuk sponsor yang membimbing pengguna memahami EDCcash lebih lanjut.
  • Rp 300.000: biaya sewa cloud untuk penambangan.
Agar lebih paham, perhatikan contoh cara kerjanya berikut ini:
Anda memiliki modal 20.000.000 yang dapat digunakan untuk membeli 1000 koin. Hasil penambangan ditetapkan sebesar 0,5% per hari atau 15% per bulan.
Maka 1000 koin x 0,5% = 5 koin/hari
5 koin x 30 hari = 150 koin/bulan
150 koin sebagai hasil penambangan selama satu bulan apabila dijual dengan harga Rp.15.000 maka hasilnya adalah 2.250.000.
Namun berdasarkan data investing.com, harga E-Dinar Coin terhadap dolar di pasaran terbuka adalah senilai $0,007170. Sedangkan kurs dolar terhadap rupiah pada 23 November 2021 berada di rentang Rp 14.390-Rp14.430.
ADVERTISEMENT
Jika dihitung 0,007170 x 14.390 = 103,1763, artinya 1 koin E-Dinar setara 103 rupiah. Padahal biaya beli per koin E-Dinar yang ditetapkan adalah senilai 20.000 rupiah dan biaya jual sebesar 15.000 rupiah.
Terlepas dari kontroversi yang ada, faktanya EDCCASH tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan alasan aset kripto tanpa izin. Saat ini situs resminya pun sudah tidak dapat diakses.
(ERA)
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020