Mengenal Efek Samping Pil Tuntas sebagai Pelancar Menstruasi

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
22 Juli 2022 17:06
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mengonsumsi pil tuntas. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengonsumsi pil tuntas. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Periode menstruasi yang tak teratur menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kaum wanita. Untuk mengatasinya, banyak yang memilih mengonsumsi obat-obatan atau suplemen pelancar haid seperti pil tuntas.
ADVERTISEMENT
Menurut situs Your Period, menstruasi yang terlambat bisa disebabkan adanya keterlambatan proses ovulasi atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Pemicunya pun beragam, mulai dari kekurangan nutrisi, stres, obesitas, infeksi kronis, hingga mengidap suatu penyakit.
Agar kembali lancar, sebagian wanita memilih mengonsumsi pil tuntas yang dikategorikan sebagai jamu atau obat herbal. Kandungannya terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak Nigella sativa Semen (jinten hitam), Achillae folium (daun seribu), Blumae folium (daun sembung), Zingiber officinale Rhizoma (jahe), dan Curcuma domesticae Rhizoma (kunyit).
Meski terbuat dari bahan-bahan alami, pil tuntas tetap melewati proses pengawetan dan pencampuran bahan kimia lainnya agar bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Artinya, pil tuntas tetap memiliki efek samping jika dikonsumsi secara terus-menerus.
Ilustrasi kandungan pil tuntas. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kandungan pil tuntas. Foto: Pixabay

Efek Samping Pil Tuntas

Penelitian tentang keefektifan dan efek samping pil tuntas memang masih sangat terbatas. Namun, Dr. dr. R Muharam, SpOG(K)., M.P.H dalam buku Kupas Tuntas PCOS menyebutkan, ada beberapa temuan kasus pil tuntas yang memicu terjadinya nyeri haid luar biasa, pendarahan hebat, kecacatan pada janin, hingga kematian.
ADVERTISEMENT
Pil tuntas tidak diperuntukkan bagi wanita hamil karena kegunaannya untuk melancarkan haid sekaligus meredakan rasa nyerinya. Lantas, bagaimana jika sudah terlanjur mengonsumsinya dalam kondisi hamil?
Disarankan untuk segera berhenti mengonsumsi pil tuntas dan beralih meminum asam folat 1x1 setiap hari untuk mencegah kecacatan janin. Jangan lupa untuk memperbanyak makan sayur dan buah, susu hamil, serta air putih.
Ketika siklus haid terlambat atau tidak teratur, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi sembarang obat atau jamu pelancar haid. Sebagai antisipasi, sebaiknya kaum perempuan memeriksakan kondisi kesehatan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya.
Bila Anda tetap ingin mengonsumsi pil tuntas, diperbolehkan saja selama digunakan sesuai dengan cara pemakaian yang tertera pada kemasan. Jika masih ragu, konsultasikan pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
Ilustrasi menstruasi tidak lancar. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menstruasi tidak lancar. Foto: Pixabay

Cara Melancarkan Menstruasi

Sebelum mengonsumi obat-obatan, Anda bisa mencoba untuk mengubah pola hidup agar haid kembali teratur. Hasilnya memang tidak instan, namun dapat dipastikan cara tersebut tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Balance Your Hormones, Balance Your Life yang ditulis Dr. Claudia Welch, MSOM, cara melancarkan haid yang bisa Anda praktikkan, di antaranya:

1. Tidur Cukup

Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk melakukan penyembuhan diri, regenerasi sel, dan produksi hormon. Jika waktu tidur kurang, kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh akan terganggu. Padahal, kedua hormon ini berperan penting dalam perubahan siklus haid.

2. Kelola Stres

Tidak hanya hormon, stres juga dapat memengaruhi siklus menstruasi seseorang. Saat stres, hormon kortisol dalam tubuh menjadi tidak seimbang sehingga berpengaruh pada hypothalamus, yaitu hormon yang mengatur periode menstruasi.

3. Jaga Pola Makan Sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji, makanan olahan, atau makanan yang mengandung pemanis dan pengawet, dapat memicu ketidakteraturan haid.
ADVERTISEMENT
Jadi, perbanyak konsumsi buah dan sayur. Buah-buahan dengan kandungan vitamin C sangat dianjurkan untuk memperlancar haid. Selain itu, kacang-kacangan yang mengandung asam lemak omega-3 juga dapat membantu melancarkan menstruasi.

4. Rutin Berolahraga

Tidak perlu olahraga berat, olahraga ringan yang dilakukan secara rutin setiap hari juga dapat melancarkan menstruasi. Salah satu olahraga ringan yang sangat dianjurkan adalah yoga. Beberapa gerakan yoga seperti standing pose triangle dan half-moon bermanfaat untuk meredakan stres, melencarkan sirkulasi darah, dan merelaksasi otot panggul.
(VIO)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020