Konten dari Pengguna

Mengenal Hewan Ruminansia, Mamalia yang Memiliki Sistem Pencernaan Unik

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hewan Ruminansia Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hewan Ruminansia Foto: Unsplash

Hewan ruminansia adalah hewan yang tergolong sebagai mamalia. Hewan satu ini disebut juga sebagai hewan pemamah biak. Beberapa contoh hewan ruminansia, yaitu rusa, kambing, domba, dan sapi.

Meski tergolong sebagai mamalia, hewan ruminansia memiliki sistem pencernaan yang berbeda dengan mamalia lainnya. Perbedaan ini meliputi struktur perut dan cara makan.

Agar lebih memahami jenis hewan ruminansia, mari simak pembahasan melalui artikel di bawah ini.

Ilustrasi Hewan Ruminansia Foto: Unsplash

Apa Itu Hewan Ruminansia?

Drs. Agus Sartono (2015) dalam buku berjudul Mini Smart Book Biologi SMA mendefinisikan hewan ruminansia sebagai kelompok hewan yang mengunyah kembali makanan yang sudah ditelannya.

Hewan ruminansia diketahui memiliki sistem pencernaan yang cukup unik dibanding jenis hewan lainnya. Di mana mereka dapat mengunyah makanan berupa tumbuhan atau rumput hingga dua fase.

Pada fase pertama, hewan ruminansia akan mengunyah makanan sebentar. Kemudian, makanan yang masih kasar disimpan dalam rumen lambung.

Lalu pada fase kedua, makanan dikeluarkan untuk dikunyah lagi hingga teksturnya lebih halus. Jika sudah halus, makanan akan masuk ke dalam rumen lambung lagi.

Mengutip buku Biologi karangan Drs. Bagod Sudjadi dan Dra. Siti Laila, hewan ruminansia dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, antara lain adalah:

1. Grazer

Grazer adalah kelompok ruminansia yang memakan rerumputan. Misalnya, sapi, domba, biri-biri, kerbau, dan kambing.

2. Browser

Berbeda dengan grazer, browser biasanya mengkonsumsi semak belukar dan ranting. Contohnya adalah rusa.

3. Campuran

Hewan ruminansia campuran merupakan kombinasi dari grazer dan browser. Contohnya adalah kambing.

Ilustrasi Hewan Ruminansia Foto: Unsplash

Adanya perbedaan pada sistem pencernaan hewan ruminansia disebabkan oleh faktor makanan hewan tersebut, yakni tumbuhan yang mengandung selulosa atau sulit dicerna.

Mengutip buku 3 in 1 Solusi Cerdas: Biokimfis SMA/Ma karya Tim Super Tentor (2014) lambung hewan ruminansia terbagi menjadi empat, yaitu:

a. Rumen (perut besar): Dalam rumen terjadi proses fermentasi mikroorganisme selulotik. Pada dasarnya, rumen dan retikulum belum berfungsi ketika hewan ruminansia baru dilahirkan. Organ tersebut baru bisa berfungsi normal ketika hewan berusia 50 hingga 60 hari.

b. Retikulum (perut jala): Lambung yang menjadi tempat dibentuknya makanan menjadi gumpalan kasar.

c. Omasum (perut kitab): Tempat terjadinya pengadukan makanan secara mekanik.

d. Abomasum (perut masam): Terdapat getah lambung untuk mencerna makanan secara kimiawi, lalu menuju usus.

Pada bagian rongga mulut, hewan ruminansia memiliki molar atau geraham besar yang berfungsi menggilas dinding sel tumbuhan yang mengandung selulosa. Gerakan geraham tersebut adalah dari arah kiri ke kanan.

Gigi seri yang dimiliki hewan ruminansia hanya terdapat pada rahang bawah. Gigi tersebut berfungsi untuk menjepit serta memotong makanan.

Lalu di antara gigi seri dan geraham, terdapat diastema (daerah yang tidak ditumbuhi gigi). Celah itu menjadi tempat bagi lidah untuk merenggut dan memasukkan rumput ke mulut.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Hewan Ruminansia?

chevron-down

Hewan ruminansia adalah kelompok hewan yang mengunyah kembali makanan yang sudah ditelannya.

Apa Saja Kelompok Hewan Ruminansia?

chevron-down

Hewan ruminansia bisa dibedakan menjadi tiga kelompok, yakni grazer, browser, dan campuran.

Apa Saja Contoh Hewan Ruminansia?

chevron-down

Ada banyak contoh hewan ruminansia, di antaranya sapi, kambing, rusa, dan sebagainya.