Mengenal HIV dan AIDS dan Ketahui Cara Pencegahannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perlu diketahui, meskipun HIV dan AIDS saling berkesinambungan, keduanya adalah sesuatu yang berbeda. Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sementara Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan tahap akhir dari infeksi virus HIV jangka panjang.
Namun, jika bicara soal pengobatan, keduanya adalah virus yang tidak bisa disembuhkan. Namun, ada jenis obat yang dapat memperlambat perkembangan virusnya.
HIV/AIDS tidak hanya terjadi pada mereka yang memiliki permasalahan orientasi seksual. Dalam hal ini yang dimaksud adalah homo seksual. Faktanya, rantai utama penyebaran HIV/AIDS adalah mereka yang memiliki orientasi seksual ganda (biseksual) dan laki-laki heteroseksual. Itu karena mereka dapat menyebarkan virus dengan mudah saat berganti-ganti pasangan dan melakukan aktivitas seksual tanpa menggunakan pengaman.
Hal ini membuat HIV tidak hanya menginfeksi orang-orang dewasa. Beberapa kasus orang yang terinfeksi virus HIV adalah anak-anak di bawah umur. Kondisi tersebut disebabkan penularan virus HIV lewat ibu kepada balita, baik saat ibu hamil atau menyusui.
Pencegahan
HIV/AIDS termasuk ke dalam jenis penyakit menular. Namun, penularannya tidak semudah penyakit menular lainnya. HIV bisa menular melalui darah, sperma, dan cairan vagina. Juga dapat menular dari ibu hamil ke janinnya. Penularan tersebut bisa terjadi saat proses melahirkan normal.
Untuk menghindari terinfeksi virus HIV, cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Berhubungan seksual yang sehat
Hubungan seksual yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman, baik di dalam pernikahan atau di luar pernikahan, merupakan faktor risiko terbesar tertularnya HIV.
2. Tidak menggunakan napza jenis suntik
Jarum suntik yang dipakai secara bersamaan merupakan media penularan virus HIV dari orang ke orang lainnya.
3. Pemeriksaan Anti HIV
Kejadian HIV/AIDS juga banyak terjadi karena ketidaktahuan terhadap masa lalu pasangannya. Artinya, pemeriksaan penunjang anti HIV adalah salah satu hal wajib untuk dilakukan saat pasangan siap menuju ke jenjang pernikahan.
(RAA)
