Konten dari Pengguna

Mengenal Hukum Bacaan Idgham Mutajanisain Lengkap dengan Contoh Ayatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak Islam membaca Al-Quran. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak Islam membaca Al-Quran. Foto: Shutter Stock

Alquran adalah firman Allah yang berisi pedoman serta petunjuk bagi umat Muslim seluruh dunia. Sebelum membacanya, umat Muslim dianjurkan mempelajari dan memahami ilmu tajwid terlebih dahulu. Tujuannya agar makna yang terkandung di dalamnya dapat tersampaikan dengan sempurna.

Dalam ilmu tajwid dikenal beberapa hukum bacaan, salah satunya adalah idgham. Secara bahasa, idgham berarti memasukkan sesuatu kepada yang lain. Sedangkan secara isitilah, idgham adalah memasukkan huruf mati atau sukun pada huruf berharokat sehingga menjadi satu huruf yang bertasydid.

Mengutip buku Dasar-dasar Ilmu Tajwid oleh Dr. Marzuki, hukum bacaan idgham kemudian dibagi lagi menjadi tiga macam, salah satunya adalah idgham mutajanisain. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang idgham mutajanisain lengkap dengan contoh ayatnya.

Hukum Bacaan Idgham Mutajanisain

Idgham mutajanisasin dikenal juga dengan istilah idgham mutaqaribain. Jenis idgham ini dibaca dengan memasukkan atau melebur suara huruf pertama dengan huruf kedua yang sama makhrajnya, tetapi tidak sama sifatnya.

Ilustrasi membaca Al Quran. Foto: Shutterstock

Dalam penulisannya, idgham ini tetap ditulis dua huruf. Biasanya huruf pertama berupa sukun, sedangkan huruf keduanya memiliki harakat dan bertasydid.

Mengutip buku Panduan Praktis & Lengkap: Tahsin, Tajwid, Tahfidz oleh Raisa Maula Ibnu Rusyd, cara membaca idgham mutajanisain yaitu dengan mengucapkan dua huruf tersebut menjadi seolah-olah satu huruf. Adapun idgham mutajanisain hanya berlaku pada huruf-huruf berikut:

  • Ta’ (ت) sukun bertemu Tha’ (ط)

  • Tha’ (ط) sukun bertemu Ta (ت)

  • Ta’ (ت) sukun bertemu Dal (د)

  • Dal (د) sukun bertemu Ta (ت)

  • Tsa’ (ث) sukun bertemu Dzal (ذ)

  • Dzal (ذ) sukun bertemu Zha’ (ظ)

  • Ba’ (ب) sukun bertemu Mim (م)

Ilustrasi membaca Al Quran. Foto: Shutterstock

Agar lebih memahaminya, berikut contoh idgham mutajanisain dalam ayat Alquran yang bisa Anda pelajari:

وَدَّتْ طَّـآئِفَةٌ (QS. Ali Imran: 69)

Dibaca wadatthoooifah

إِذْ هَمَّتْ طَّـآئِفَتَانِ (QS. Ali Imran: 122)

Dibaca idz hammatthoooifah

لَئِن بَسَطْتَّ(QS. Al-Maidah: 28)

Dibaca laim basathta

أُجِيْبَتْ دَّعْوَتُكُمَا (QS. Yunus: 89)

Dibaca ujiibatda’wa tukumaa

قَدْ تَّـبَيَّنَ الرُّشْدُ (QS. Al-Baqarah: 256)

Dibaca qadtabayyanarrusydu

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan idgham?

chevron-down

Idgham adalah memasukkan huruf mati atau sukun pada huruf berharokat sehingga menjadi satu huruf yang bertasydid.

Apa yang dimaksud dengan idgham mutajanisain?

chevron-down

Idgham yang dibaca dengan memasukkan atau melebur suara huruf pertama kepada huruf kedua yang sama makhrajnya, tetapi tidak sama sifatnya.

Bagaimana cara membaca idgham mutajanisain?

chevron-down

Cara membacanya yaitu dengan mengucapkan dua huruf tersebut menjadi seolah-olah satu huruf.