Mengenal Ikan Red Devil yang Cantik, tapi Berbahaya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikan Red Devil adalah salah satu spesies ikan air tawar yang berasal dari Danau Managua, Nikaragua, dan Xilao di Amerika Tengah. Kini, keberadaan ikan Red Devil ini sudah bisa ditemukan di sekitaran Indonesia.
Sayangnya, ikan ini termasuk spesies ikan yang berbahaya karena bisa menjadi predator bagi spesies ikan yang lainnya. Meski demikian, Red Devil cukup diminati oleh para kolektor yang ingin menjadikannya sebagai koleksi hias, karena warna kulitnya yang cantik dan bentuknya yang unik.
Ingin mengenal lebih dalam tentang spesies ikan Red Devil ini? Simak informasinya pada artikel di bawah ini, ya.
Mengenal Ikan Red Devil
Menyadur buku Ragam Jenis Ikan Hias Air Tawar Populer karangan Putra Indah, Red Devil disebut juga dengan Cichlasoma labiatum. Ikan ini berasal dari perairan Amerika Tengah dan Nicaragua. Apabila ingin menemuinya, kamu bisa berkunjung di danau Nicaragua, Managua, dan Xiloa.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ikan ini memiliki penampilan yang unik. Sebab, Red Devil memiliki bibir yang lebih tebal dibandingkan dengan jenis ikan yang lainnya. Lebih lanjut, warna kulit Red Devil cenderung lebih merah dan terang.
Meski berasal dari Amerika Tengah, ikan Red Devil sudah mulai ditemukan di sekitaran Indonesia, seperti Waduk Sermo (Yogyakarta), Kedung Ombo (Jawa Tengah), Danau Toba (Sumatera Utara), Danau Sentani (Papua) dan lain sebagainya.
Sebetulnya, keberadaan Red Devil di Indonesia disebut-sebut sudah ada sekitar 1990-an. Awal mulanya, ikan ini dibawa dari Malaysia dan Singapura, kemudian disebar di beberapa waduk buatan di Indonesia.
Perilaku yang Dimiliki Ikan Red Devil
Lebih lanjut, menurut laman Fishkeeping World, keberadaan ikan Red Devil ini memang harus diwaspadai karena perilakunya. Perlu diketahui bahwa Red Devil memiliki gigi besar dan rahang yang sangat kuat. Oleh karena itu, mudah bagi ikan ini untuk menguasai perairan air tawar dengan memangsa ikan-ikan kecil lainnya.
Hal ini membuat berbagai kekhawatiran karena Red Devil bisa membuat populasi ikan endemik menjadi menurun dan merugikan nelayan setempat. Maka itu, keberadaannya pun mulai dilarang oleh pemerintah RI.
Larangan tersebut sudah diatur dalam Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Larangan Pemasukan, Pembudidayaan, Peredaran dan Pengeluaran Jenis Ikan Yang Membahayakan dan atau Merugikan Dalam dan Dari Perairan Negara Republik Indonesia.
Morfologi Ikan Red Devil
Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, Red Devil memiliki variasi warna yang unik dan sangat luas, mulai dari abu-abu ke hijau, putih ke merah muda, dan lain sebagainya. Adapun beberapa ikan Red Devil yang memiliki bintik-bintik hitam di ekor atau siripnya.
Untuk ukurannya, ikan Red Devil memiliki panjang 15 inci atau 38 cm dengan berat badan mencapai 1,2 kg. Bibir ikan Red Devil ini pun lebih tebal dan biasanya berwarna oranye atau kehitaman.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Kenapa ikan Red Devil berbahaya?

Kenapa ikan Red Devil berbahaya?
Perlu diketahui bahwa Red Devil memiliki gigi besar dan rahang yang sangat kuat. Oleh karena itu, mudah bagi ikan ini untuk menguasai perairan air tawar dengan memangsa ikan-ikan kecil lainnya.
Berapa ukuran dari ikan Red Devil?

Berapa ukuran dari ikan Red Devil?
Ikan Red Devil memiliki panjang 15 inci atau 38 cm dengan berat badan mencapai 1,2 kg.
Mengapa ikan Red Devil dilarang di Indonesia?

Mengapa ikan Red Devil dilarang di Indonesia?
Red Devil bisa membuat populasi ikan endemik menjadi menurun dan merugikan nelayan setempat. Maka itu, keberadaannya pun mulai dilarang oleh pemerintah RI.
