Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis Gejala Alam Dalam Kehidupan Manusia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gejala Alam. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Gejala Alam. Foto: Pixabay

Awal tahun 2021, Indonesia dihadapkan pada bencana alam seperti banjir dan gempa di sebagian wilayahnya. Bencana datang dari sebuah keadaan di mana alam memberikan pertanda, atau biasa disebut dengan gejala alam.

Gejala alam menjadi suatu peristiwa yang berpengaruh dalam kehidupan . Melalui tanda-tandanya, manusia dapat memprediksi hal apa yang akan terjadi di kemudian hari dengan bantuan sebuah alat.

Alam seringkali menunjukkan beberapa gejalanya dalam kehidupan manusia sehari-hari, di antaranya adalah:

  1. Muncul petir saat hujan. Petir muncul ketika muatan negatif di awan dan muatan positif di permukaan Bumi berada dalam jarak yang dekat.

  2. Banjir seringkali terjadi akibat ulah manusia itu sendiri penebangan hutan secara liar, menutup resapan air, atau menyumbat saluran air dengan sampah.

  3. Gempa bumi yang terjadi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba. Biasanya energi ini berbentuk gelombang.

  4. Erupsi gunung berapi bisa menyebabkan gempa bahkan tsunami.

  5. Tanah longsor yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, gempa bumi, erupsi gunung berapi, sampah yang menumpuk, dan penebangan hutan

Gejala Alam sendiri dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu biotik dan abiotik. Gejala alam biotik berasal dari komponen lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup. Sedangkan gejala alam abiotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas benda mati.

Gejala Alam Biotik

Gejala Alam. Foto: Pixabay

Sesuai dengan istilah dalam , biotik memuat segala sesuatu yang berupa makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan, dan hewan. Ciri-cirinya adalah dapat bernapas, bergerak, peka terhadap rangsang, tumbuh dan berkembang, dan lain sebagainya.

Setiap makhluk hidup mengalami sebuah pergerakan. Oleh karenanya gejala alam biotik memfokuskan kepada setiap kegiatan makhluk hidup yang dilakukan.

Contoh nyata dari gejala alam biotik adalah aktivitas yang terjadi pada manusia seperti halnya melahirkan, membesarkan, dan merawat anak hingga memiliki keturunan.

Sama seperti yang terjadi pada hewan yang melahirkan kemudian membesarkan. Begitu pula pada tumbuhan di mana terjadi sebuah proses perkembangbiakan dengan menyerap makanan dan minuman dari dalam tanah melalui akar, atau dari fotosintesis.

Gejala Alam Abiotik

Gejala Alam. Foto: Pixabay

Gejala alam abiotik dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Gejala alam kebendaan obyek abiotik

Berlawanan arti dengan biotik, abiotik memiliki pengertian tidak hidup contohnya adalah batu, tanah, air, dan sebagainya. Wujud benda abiotik diklasifikasikan menjadi padat, cair, dan gas.

Benda dengan wujud yang padat mempunyai sifat bentuk dan volume tetap. Benda yang berwujud cair bentuknya bisa berubah menyesuaikan dengan tempatnya tapi volumenya tetap. Sementara benda yang berwujud gas memiliki sifat menempati ruang, volume dan bentuknya mudah berubah.

  1. Gejala alam kejadian objek abiotik

Gejala alam kejadian abiotik merupakan peristiwa yang terjadi pada benda tidak hidup. Contoh nyata yang dapat dilihat dari gejala alam jenis ini adalah rintik hujan yang jatuh dari atas dan diserap oleh permukaan tanah yang akan bermuara kepada sungai atau lautan.

(HDP)