Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-jenis Iklan Berdasarkan Tujuan dan Sifatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi iklan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi iklan. Foto: Unsplash

Iklan menjadi aspek terpenting saat memasarkan sebuah produk, baik berupa barang maupun jasa. Iklan berfungsi menciptakan kesan (brand image) sehingga dapat mempengaruhi orang untuk membeli produk yang dipasarkan.

Dalam penyajiannya, iklan dikategorikan menjadi beberapa jenis. Berbagai jenis iklan tersebut dikelompokkan menurut berbagai ciri, seperti berdasarkan tujuan dan sifatnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut ini.

Jenis Iklan Berdasarkan Tujuan

Mengutip buku Manajemen Periklanan: Teori dan Praktek oleh Rachmat Kriyantono (2013), iklan dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan tujuannya, yaitu:

1. Iklan Informasi

Contoh iklan informasi. Foto: Pinterest

Iklan informasi memiliki tujuan untuk memberikan informasi penting kepada khalayak mengenai suatu produk. Misalnya, mengiklankan sebuah produk baru, memberi tahu perubahan harga atau kemasan, menjelaskan cara kerja produk, menjelaskan informasi tertentu untuk mengurangi ketakutan konsumen akan efek samping produk, dan sebagainya.

2. Iklan Persuasi

Berbeda dengan jenis iklan informasi yang hanya memberikan pengetahuan mengenai produk tertentu, iklan persuasi bertujuan untuk membujuk konsumen untuk membeli produk tersebut.

3. Iklan Pengingat (Reminder)

Iklan pengingat tidak bertujuan untuk menjual produk secara langsung, melainkan ditujukan agar masyarakat tetap mengingat keberadaan produk itu. Tujuannya agar terjadi pembelian produk secara berulang.

Iklan pengingat merupakan salah satu upaya sebuah perusahaan agar hubungannya dengan pelanggan tetap terjalin baik. Selain iklan komersial, iklan nonkomersial seperti iklan layanan masyarakat banyak yang masuk dalam kategori ini.

Jenis Iklan Berdasarkan Sifat

Ilustrasi iklan layanan masyarakat. Foto: Komisi Penyiaran Indonesia

Berdasarkan sifatnya, iklan dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Iklan Komersial

Iklan komersial adalah iklan yang bersifat menjual produk atau jasa secara langsung. Yang termasuk ke dalam jenis iklan komersial di antaranya:

  • Iklan konsumen, yaitu iklan yang menjual barang-barang konsumsi, misalnya makanan, parfum, pakaian, dan sebagainya.

  • Iklan antarbisnis, yaitu iklan yang menawarkan barang-barang konsumsi. Umumnya, sasaran iklan ini adalah perusahaan. Contohnya, mesin pabrik, komponen komputer, dan lain-lain.

  • Iklan perdagangan, yaitu iklan yang menawarkan barang yang akan dijual lagi. Sasaran iklan ini adalah para pemasok, agen, retail, atau pengecer.

  • Iklan pengecer, yaitu iklan yang dilakukan pengecer agar dagangannya laku. Misalnya, iklan diskon besar-besaran di sebuah department store selama Ramadhan.

2. Iklan Nonkomersial

Jenis iklan ini menjual produk atau jasa secara tidak langsung, melainkan bersifat soft-selling atau lebih menjual citra, bukan menjual produk. Jenis iklan nonkomersial di antaranya:

  • Iklan public relations, bertujuan memberikan informasi penting mengenai suatu perusahaan kepada publiknya. Misalnya, perubahan jadwal penerbangan, pergantian direksi, atau pengumuman perubahan saham.

  • Iklan institusi, bertujuan membangun citra perusahaan. Dilakukan dengan menanamkan kesadaran akan nama perusahaan dan dikaitkan dengan citra tertentu. Contohnya, iklan Toyota peduli lingkungan.

  • Iklan layanan masyarakat, berisi pesan-pesan yang mengingatkan serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskansuatu program yang ditujukan untuk kepentingan bersama. Contohnya, iklan bahaya rokok bagi kesehatan.

  • Iklan lowongan pekerjaan, berisi informasi mengenai kebutuhan perusahaan untuk mencari karyawan baru.

(ADS)