Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-jenis Wilayah Menurut Ahli Geografi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wilayah. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wilayah. Foto: iStock

Pembahasan materi mengenai wilayah dan perwilayahan tidak lepas dari materi pelajaran Geografi yang diajarkan saat duduk di kelas 12 SMA. Secara garis umum, wilayah merupakan area di permukaan bumi yang dibatasi oleh kenampakan tertentu bersifat khas dan membedakan satu dengan lainnya.

Sementara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya secara terbatas dan sistemnya ditentukan berdasarkaan administratif dan/atau aspek fungsional.

Wilayah juga terbagi menjadi tiga jenis menurut para ahli geografi seperti Richardson, Hagget, Cliff, dan Frey. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Wilayah Formal (Uniform Region)

Wilayah formal merupakan wilayah yang memiliki dasar konsep homogenitas atau hanya mempunyai satu ciri khas saja dan bersifat statis. Dengan karakeristik khas tersebut, wilayah formal dapat dibedakan dari wilayah lain di sekitarnya. Contohnya seperti wilayah dataran tinggi yang hanya ada banyak gunung di sekitar wilayahnya.

Wilayah Fungsional (Nodal Region)

Ilustrasi metropolitan. Foto: iStock

Berbeda dari formal, wilayah fungsional memiliki keberagaman atau hetergenitas antar wilayah satu dengan yang lainnya. Meski berbeda, namun secara fungsional keseluruhan wilayahnya saling berhubungan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Salah satu contohnya dapat ditemui pada wilayah metropolitan seperti Jabodetabek.

Wilayah Vernakuler (Vernakuler Region)

Wilayah vernakuler tidak memiliki batas-batas antar wilayah yang resmi atau jelas karena terbentuk di atas presepsi atau pemikiran manusia. Meski begitu, wilayah vernakular tetap dianggap memiliki peran penting dalam identitas budaya.

Contoh dari wilayah vernakuler adalah Bogor yang disebut sebagai Kota Hujan, Bandung sebagai Kota Kembang, atau Yogyakarta sebagai Kota Pelajar.

(Rav)