Konten dari Pengguna

Mengenal Kata Konkret dalam Puisi beserta Contoh Penggunaannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi. Foto: pixabay

Pemilihan diksi yang tepat sangat penting dalam pembuatan puisi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah kata konkret dalam puisi.

Mengutip buku Sukses Menulis Puisi karya Silfi Zahratunnisa, dkk., kata konkret dalam puisi bertujuan untuk membangkitkan imaji dan daya bayang pembaca. Sehingga, pembaca seolah melihat, merasakan, dan mendengar apa yang dilukiskan penyair dalam bait-baitnya.

Kata konkret juga mampu mewakili maksud yang ingin disampaikan penulis. Misalnya, pemilihan kata “api” mewakili ungkapan kemarahan dan gambaran kebencian.

Penggunaan kata konkret diperlukan agar pembaca dan pendengar bisa membaca pesan yang tersirat. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang kata konkret dalam puisi selengkapnya yang bisa Anda simak.

Kata Konkret dalam Puisi

Kata konkret dalam puisi biasa digunakan untuk menggambarkan keadaan yang nyata. Penyair menggunakan jenis kata ini agar pesan yang dituliskan dalam karyanya bisa sampai kepada pembaca atau pendengar.

Ilustrasi puisi. Foto: pixabay

Kata konkret akan mempertegas makna abstrak yang diusungnya. Definisi ‘konkret’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yaitu nyata, benar adanya. Kata ini termasuk dalam kelas adverbial. Contohnya, kursi termasuk benda konkret.

Dalam puisi, yang dimaksud kata konkret adalah kata yang mewakili sebuah makna wujud, makna fisik, makna nyata, dan makna yang sesuai dengan konteks puisinya. Makna konkret dalam puisi, mampu mempertegas maksud kata yang diungkapkan.

Puisi "Senja di Pelabuhan Kecil" karya Chairil Anwar, akan mengantarkan kita pada pemahaman penggunaan kata konkret. Berikut contoh lengkapnya yang bisa Anda simak:

"Senja Di Pelabuhan Kecil"

Ini kali tidak ada yang mencari cinta

di antara gudang, rumah tua, pada cerita

tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut

menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang

menyinggung muram, desir hari lari berenang

menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak

dan kini tanah dan air tidur hilang ombak

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan

menyisir semenanjung, masih pengap harap

sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan

dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

(Chairil Anwar, 1946)

Ilustrasi puisi. Foto: pixabay

Kata "gudang-gudang" dan "rumah tua" mewakili keadaan yang sepi, tidak ada keramaian, tidak ada hiruk-pikuk kerumunan orang. Kata ini juga bisa mewakili keadaan yang tidak menyenangkan.

Sedangkan kata “rumah tua” didefinisikan sebagai gambaran kuno, ketinggalan zaman, dan tidak menarik. Berbeda bila yang akan digambarkan keadaan kuno tapi menarik, yang pas adalah kata "rumah antik".

Kata konkret 'tiang', 'temali', 'perahu', kata-kata ini mewakili benda-benda yang nyata ada di pelabuhan. Kata-kata ini berkaitan dengan kapal dan perahu yang merupakan alat angkut untuk mengarungi lautan, untuk mengangkut manusia atau barang-barang lain. Kata-kata tersebut akan menguatkan makna "di pelabuhan kecil".

Dijelaskan dalam buku Pembelajaran Puisi: Apresiasi dari dalam Kelas karya Supriyanto (2020), rangkaian kata konkret ini juga menunjukkan semangat seseorang dalam menjalani kehidupannya. Bahwa kehidupan haruslah diperjuangkan, diikhtiarkan meskipun tantangan berat menghadang sekalipun.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan puisi?

chevron-down

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Apa yang dimaksud dengan kata konkret?

chevron-down

Kata konkret dalam puisi bertujuan untuk membangkitkan imaji dan daya bayang pembaca.

Bagaimana contoh penggunaan kata konkret?

chevron-down

Misalnya, pemilihan kata “api” mewakili ungkapan kemarahan dan gambaran kebencian.