Mengenal Manfaat Koperasi Beserta Sejarah Singkat, Jenis, dan Fungsinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Koperasi pertama kali digerakkan oleh Robert Owen di Skotlandia yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh William King di Inggris. Di Indonesia, orang yang berjasa dalam mengenalkan koperasi adalah Mohammad Hatta.
Bung Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Ia aktif menulis berbagai karangan serta buku mengenai ekonomi dan koperasi.
Menurut KBBI, koperasi adalah perserikatan yang bertujuan memenuhi para anggotanya dengan cara menjual keperluan sehari-hari dengan harga murah (tidak bermaksud mencari untung). Koperasi juga dapat dikatakan sebagai usaha bersama.
Manfaat Koperasi
Mengutip dari berbagai sumber, ada beberapa manfaat dari keberadaan koperasi, yaitu:
Pembagian sisa hasil usaha (SHU) setiap akhir tahun sesuai dengan peran aktif setiap anggota.
Membantu meminjamkan uang kepada lingkungan sekitar tanpa memberikan bunga yang tinggi.
Melatih kerja sama dan organisasi.
Menyediakan kebutuhan para anggota.
Membantu pemerintah untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang makmur.
Meningkatkan taraf hidup dan memperbaiki para anggota serta masyarakat.
Jenis Koperasi
Berdasarkan UU No. 25/Th/1992, pemerintah mengelompokkan koperasi menjadi lima macam, yakni:
Koperasi simpan pinjam, membantu keperluan kredit para anggotanya dengan syarat dan bunga yang ringan.
Koperasi konsumen, menjalankan kegiatan jual beli barang kebutuhan masyarakat.
Koperasi produsen, beranggotakan para pengusaha kecil (UKM) dan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku bagi para anggota.
Koperasi pemasaran, menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa para anggotanya.
Koperasi jasa, bergerak dalam bidang usaha atau jasa.
Fungsi dan Peran Koperasi
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4, koperasi memiliki fungsi dan peran seperti berikut ini:
Mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat.
Berupaya mempertinggi kualitas hidup manusia.
Memperkokoh perekonomian rakyat.
Mengembangkan perekonomian nasional.
Mengembangkan kreativitas dan jiwa organisasi bagi pelajar bangsa.
(FEP)
