Mengenal Materi beserta Sifat dan Jenis-jenisnya

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
7 Desember 2021 15:35 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut materi atau zat. Materi disusun oleh partikel yang lebih kecil, yakni partikel materi yang sifatnya sama dengan materi utamanya. Adapun partikel materi tersebut meliputi, atom, ion, dan molekul.
ADVERTISEMENT
Atom adalah partikel terkecil penyusun materi yang tidak bisa dipecah lagi menjadi partikel yang lebih kecil. Salah satu contoh atom adalah atom hidrogen (H). Sementara itu, ion merupakan kumpulan atom yang bermuatan listrik.
Ion yang bermuatan positif dinamakan kation dan ion bermuatan negatif bernama anion. Kation terbentuk apabila atom melepaskan elektron, sedangkan anion muncul saat atom menerima elektron. Beberapa contoh kation adalah ion Natrium (Na+), ion kalium (K+). Lalu, contoh anion, yaitu ion klorida (Cl), ion nitrat (NO3)).
Selanjutnya, molekul merupakan partikel yang terdiri dari dua atau lebih atom, baik atom yang sama atau berbeda. Beberapa contohnya adalah oksigen (O2) dan air (H2O). Hal ini sebagaimana tercatat dalam buku Pedoman Cerdas Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap tulisan Tim Civitas Academica (2016).
ADVERTISEMENT
Di samping itu, sebuah materi memiliki sifat-sifat tertentu dan bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Untuk memperluas wawasan mengenai materi, ada baiknya Anda menyimak artikel di bawah ini.
Ilustrasi Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut. Foto: Unsplash

Sifat-sifat Materi

Menurut Ir. Omang Komarudin (2015) dalam buku Big Book Kimia SMA Kelas 1, 2, & 3, suatu materi dapat dikenali dengan sifat-sifat sebagai berikut:
1. Sifat Fisis
Sifat fisis dapat diartikan sebagai sifat yang tidak berhubungan dengan pembentukan zat baru, namun berkaitan dengan kondisi fisis zat. Contoh: Titik leleh, titik didih, warna, bau, kerapatan, dan masa jenis.
2. Sifat Kimia
Sifat kimia merupakan sifat yang berkaitan dengan pembentukan zat baru. Contoh: Kereaktifan, mudah tidaknya terbakar, dan mudah tidaknya berkarat.
3. Sifat Intensif
ADVERTISEMENT
Sifat intensif tidak bergantung pada jumlah zat. Contoh: Kalor jenis, bau, rasa, titik leleh, titik lebur.
4. Sifat Ekstensif
Kebalikan dari sifat intensif, sifat ekstensif justru bergantung pada jumlah materi. Contoh: Volume, masa, dan entalpi atau kandungan energi.
Ilustrasi Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut. Foto: Unsplash

Jenis-jenis Materi

Seperti disinggung sebelumnya, materi bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut jenis-jenis materi berdasarkan komponen penyusun, seperti dikutip dari buku Super Master Persiapan AKM & SK dan Pendalaman Materi US/USP SMA/MA Kelas X SAINTEK oleh Tim Quantum Research (2021):
1. Zat Tunggal
Zat tunggal identik dengan komposisi penyusun yang tetap. Contoh zat tunggal, yaitu unsur dan senyawa.
Unsur diartikan sebagai zat tunggal yang tidak bisa lagi dibagi menjadi zat lain lewat reaksi kimia biasa. Sedangkan senyawa adalah gabungan dua unsur atau lebih dengan komposisi tetap.
ADVERTISEMENT
2. Campuran
Campuran diartikan sebagai gabungan zat tunggal dengan komposisi yang tidak tetap. Apabila komponen tunggal dan campuran masih bisa dibedakan, maka campuran itu termasuk campuran heterogen. Contoh campuran heterogen: Suspensi dan Koloid.
Sementara itu, komponen zat tunggal yang sudah tidak bisa dibedakan lagi disebut dengan campuran homogen. Adapun yang termasuk campuran homogen adalah larutan.
Materi juga bisa diklasifikasikan berdasarkan wujudnya, berikut penjelasannya:
1. Zat Cair
Zat cair memiliki susunan partikel yang cenderung renggang, sehingga bentuknya bisa menyesuaikan dengan ruang yang ditempati, namun volumenya tetap.
2. Zat Padat
Zat padat identik dengan bentuk dan volume yang tetap selama tidak ada pengaruh dari luar. Itu karena susunan partikel zat padat sangat rapat dan teratur.
ADVERTISEMENT
3. Gas
Gas memiliki susunan partikel yang bergerak bebas dengan jarak berjauhan. Bentuk atau volume gas tidak tetap dan akan mengisi seluruh ruang yang ditempati.
(GTT)