Mengenal Nirmana Garis, Anak Desain Wajib Tahu!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi Anda yang mempelajari desain pasti tidak asing dengan istilah nirmana. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seni rupa seperti titik, garis, dan warna menjadi satu kesatuan yang harmonis.
Nirmana berfungsi sebagai acuan dasar untuk perancangan desain atau karya. Caranya adalah dengan memahami unsur yang membuat suatu komposisi tampak bagus dan indah dipandang mata.
Nirmana memuat kaidah unsur-unsur seni rupa yang terdiri dari titik, garis, bidang, volume, ruang, gelap-terang, tekstur, dan warna.
Sementara itu, prinsip-prinsip nirmana yaitu:
Keseimbangan
Kesatuan/Keselarasan/Harmoni
Penekanan
Irama
Proporsi
Kontras
Kesederhanaan
Kejelasan
Nirmana ada dua, yakni nirmana dwimatra dan nirmana trimatra. Nirmana dwimatra adalah asas desain yang ditujukan untuk karya yang memiliki ruang 2D (dua dimensi). Nirmana garis termasuk jenis karya yang menggunakan metode dwimatra.
Nirmana Garis
Garis merupakan gabungan atau sambungan dari titik. Jika diperhatikan, garis akan selalu ada di setiap desain. Terdapat bermacam-macam jenis garis, termasuk garis lurus, garis lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, dan lain-lain.
Ketika membuat nirmana garis, Anda perlu mengetahui bahwa setiap model garis memberikan kesan yang berbeda. Berikut adalah beberapa panduan menentukan garis untuk nirmana:
Garis lurus: Memiliki kesan keras dan tegak
Garis lengkung: Memiliki kesan lembut dan lentur
Garis patah-patah: Berkesan kaku
Garis spiral: Berkesan lentur dan dinamis
Ketika membuat nirmana garis, perhatikan juga prinsip-prinsip nirmana seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
