Konten dari Pengguna

Mengenal Penyakit Ain pada Anak dan Cara Mencegahnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anak Foto; Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Foto; Unsplash

Penyakit ain merupakan penyakit pandangan mata yang patut diwaspadai kaum Muslimin. Penyakit non medis ini seringkali menimpa anak-anak. Meski tampak sulit diterima logika, penyakit ini benar-benar nyata.

Dampak penyakit ain sangat beragam, mulai dari gejala ringan hingga mematikan. Salah satu dampak yang paling parah adalah kematian, seperti yang disebutkan oleh Nabi SAW dalam riwayat al-Bazar:

"Kebanyakan orang mati setelah ketentuan dan takdir Allah adalah karena nafs (penyakit ain)."

Apa Itu Penyakit Ain?

Mengutip buku Demi Masa karya Malik Al-Mughis (2020:193), penyakit ain adalah penyakit pada badan atau jiwa yang timbul karena pandangan dengki atau takjub.

Pandangan tersebut kemudian dimanfaatkan setan dan menimbulkan bencana atau bahaya pada penderita penyakit ini. Nabi SAW pernah menyebutkan bahaya penyakit ain dalam hadis berikut:

"Penyakit Ain adalah benar adanya. Seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, maka itu adalah penyakit Ain. Maka jika kalian diminta mandi (untuk diambil airnya sebagai obat penyakit Ain) maka mandilah." (HR Muslim)

Penyakit ain dapat terjadi akibat pandangan langsung ataupun tidak langsung, misalnya unggahan foto di media sosial. Mengutip buku Thibbun Nabawi: Tinjauan Syari'at dan Medis oleh M. Saifudin Hakim dan Siti Aisyah Ismail (2020:83-94), penyakit ain rentan dialami oleh anak-anak.

Anak yang mengidap penyakit ini biasanya menjadi kurus kering dan lemah layaknya anak kurang gizi. Anak tersebut juga dapat menangis terus-menerus tanpa alasan yang jelas dan tidak mau berhenti.

Ilustrasi Anak Foto; Unsplash

Cara Mencegah Penyakit Ain

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ain, antara lain:

1. Tidak Menyebarluaskan Foto Keluarga

Ada baiknya seseorang tidak menyebarluaskan foto keluarga, khususnya anak-anak di media sosial. Sebab, unggahan foto tersebut bisa menimbulkan penyakit ain, baik dari orang yang hasad atau orang yang kagum meskipun orang tersebut tidak berniat melakukannya.

2. Berdoa Kepada Allah SWT

Untuk mencegah penyakit pandangan mata ini, umat Muslim dapat berdoa kepada Allah SWT agar anak-anak atau keluarganya dilindungi. Sebagaimana doa Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Abu Dawud nomor 4737 kepada Hasan dan Husain, yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a..

"Nabi SAW berdoa dengan doa perlindungan untuk Hasan dan Husain, 'Aku berlindung kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan, binatang yang berbisa, dan pandangan mata yang jahat." (HR Abu Dawud)

3. Berdzikir

Penyakit ain bisa dicegah dengan berdzikir jika umat memuji fisik seseorang yang mengagumkan. Perasaan kagum, takjub, atau terpesona yang melahirkan pujian sebaiknya disertai tabrik atau permohonan berkah pada Allah SWT agar dapat menghindarkan orang lain dari ain.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Apa Itu Penyakit Ain?

chevron-down

Penyakit ain adalah penyakit pada badan atau jiwa yang timbul karena pandangan dengki atau takjub.

Ciri Penyakit Ain pada Anak

chevron-down

Anak yang terkena penyakit ain dapat dikenali dengan beberapa ciri seperti menangis terus-menerus dan kurus kering seperti kurang gizi.

Penyebaran Penyakit Ain

chevron-down

Penyakit ain bisa tersebar lewat pandangan langsung atau tidak langsung, misalnya foto di media sosial.