Konten dari Pengguna

Mengenal Perayaan Diwali, Festival Cahaya Terpopuler di India

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Merayakan Festival Diwali di India. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Merayakan Festival Diwali di India. Foto: Shutter Stock

Sebentar lagi tepatnya pada 14 November 2020, umat Hindu dan masyarakat di India akan menyambut perayaan Diwali atau Deepavali. Mirip seperti Idul Fitri, Diwali dirayakan pada tanggal berbeda di setiap tahunnya.

Sebab, penanggalan Diwali dilakukan berdasarkan kalender Tithi bukan Gregorian atau Masehi. Kalender Tithi adalah kalender Hindu yang mengacu pada rotasi bulan.

Meski begitu, perayaan Diwali biasanya jatuh di bulan Oktober atau November. Diwali atau Deepavali atau Deepawali ini juga dikenal dengan festival cahaya bagi umat Hindu dan paling ditunggu-tunggu di India.

Karena tidak hanya umat Hindu, masyarakat yang menganut kepercayaan lain seperti Jain dan Sikh juga sangat menantikan perayaan ini. Bagi mereka, perayaan Diwali menjadi momen untuk memperkuat tali persaudaraan antar sesama.

Diwali dianggap sebagai simbol kemenangan kebaikan atas keburukan. Dalam bahasa sansekerta, Deepavali artinya barisan cahaya yang menandakan kemenangan terang atas kegelapan.

Itu sebabnya, perayaan Diwali identik dengan festival cahaya. Umat Hindu, Jain dan Sikh di India biasanya merayakan Diwali dengan menyalakan penerangan.

Mulai dari lampu tradisional (diya), lampion, lilin hingga kembang api. Cahaya-cahaya ini melambangkan suka cita dan harapan bagi kehidupan manusia.

Ilustrasi Diya Dalam Festival Diwali. Foto: Shutter Stock

Rangkaian Acara Diwali

Diwali biasanya berlangsung selama lima hari berturut-turut dan diisi dengan beragam perayaan. Ada Dhanatrayodashi, Naraka Chaturdashi, Lakshmi Puja, Bali Pratipada, dan Govardhan Puja, serta Yama Dwitiya atau Bhaiduj.

Hari pertama festival Diwali dinamakan Vasu Daras yang diperuntukkan bagi hewan suci umat Hindu yakni sapi. Hari kedua yaitu Dhan Teras dianggap sebagai hari paling baik untuk membeli benda berharga seperti emas dan perak. Ini juga merupakan hari di mana masyarakat memperingati munculnya Dewa Dhanvantari dari samudera

Hari ketiga disebut Naraka Chaturdashi untuk memperingati momen Dewa Krisna membunuh raksasa Narakasura. Peristiwa ini menjadi puncak Diwali dan diisi dengan membuat Rangoli atau seni melukis.

Hari keempat adalah Laksmi Puja. Di hari ini masyarakat memberikan pemujaan pada Dewi Laksmi (pembawa kesejahteraan) dan Dewa Ganesha (pembawa keberuntungan).

Dan terakhir ada perayaan Bali Pratipada untuk merayakan kemenangan Dewa Krisna. Di mana Dewa Krisna menyelamatkan rakyat dan sapi dari bencana banjir dan membawa mereka ke Bukit Govadhana.