Mengenal Pistanthrophobia, Kondisi Sulit Percaya pada Pasangan

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
6 Agustus 2022 10:14
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pistanthrophobia. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pistanthrophobia. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Setiap orang memiliki tingkat kepercayaan yang berbeda-beda terhadap orang lain, terutama dalam hubungan asmara. Ada yang mudah percaya pada pasangannya, ada pula yang sulit percaya karena mungkin mengalami pistanthrophobia. Apa itu pistanthrophobia?
ADVERTISEMENT
Mengutip situs Healthline, pistanthrophobia adalah fobia disakiti oleh seseorang dalam hubungan romantis. Ini termasuk jenis gangguan kecemasan yang muncul akibat ketakutan berlebihan terhadap seseorang, aktivitas, situasi, atau objek tertentu.
Pistanthrophobia sering kali tidak disadari oleh pengidapnya. Namun, orang tersebut mungkin secara tidak sadar akan menghindari orang, objek, atau aktivitas yang memicu datangnya rasa cemas.
Dana McNeil, seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, menjelaskan lebih lanjut bahwa pistanthrophobia sering muncul sebagai akibat dari kekecewaan atau akhir yang menyakitkan dari hubungan sebelumnya.
Sebagai akibat dari trauma masa lalu, orang yang memiliki fobia ini menyimpan rasa takut terluka lagi sehingga cenderung sukar menjalin hubungan lain untuk menghindari pengalaman menyakitkan serupa.
Lalu, apa tanda-tanda seseorang mengalami pistanthrophobia? Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui penjelasannya lebih lengkap.
ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Pistanthrophobia

Ilustrasi pistanthrophobia. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pistanthrophobia. Foto: Unsplash
Dirangkum dari situs The Pleasant Mind, berikut beberapa gejala umum dan ciri-ciri orang yang mengalami pistanthrophobia:

1. Takut Percaya pada Orang Lain

Seperti yang dijelaskan, pistanthrophobia biasanya muncul akibat trauma dari masa lalu. Seseorang yang pernah disakiti atau dikhianati pada hubungan sebelumnya cenderung lebih sulit percaya pada orang lain.
Kondisi tersebut membuat penderita pistanthrophobia terus membayangkan skenario terburuk setiap kali menjalani hubungan baru. Mereka terus berasumsi bahwa jika mereka memberikan hatinya kepada seseorang, orang itu akan menyakitinya sebagaimana yang pernah dialami di masa lalu.

2. Selalu Merasa Cemburu

Cinta menjadi tantangan besar bagi pengidap pistanthrophobia. Karena sulit percaya pada pasangannya, mereka mungkin akan terus menyimpan rasa curiga.
Mereka merasa khawatir akan disakiti lagi. Itu sebabnya secara tidak sadar orang dengan fobia ini cenderung sering melanggar privasi pasangannya. Misalnya memastikan pasangannya tidak mendua dengan mengecek HP dan chat mereka tanpa izin.
ADVERTISEMENT

3. Mudah Overthinking

Ilustrasi overthinking. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overthinking. Foto: Unsplash
Overthinking di setiap situasi adalah hal yang lumrah dirasakan orang dengan fobia ini. Sekalipun mereka sudah mencoba percaya pada pasangannya, kebiasaan memikirkan segala sesuatu dengan berlebihan tetap sulit dihilangkan.
Misalnya, jika pasangannya tidak membalas chat dalam waktu lebih dari 30 menit, berbagai pikiran negatif akan muncul. Mulai dari kekhawatiran telah mengatakan sesuatu yang membuat pasangan marah hingga curiga bahwa pasangan berselingkuh.

4. Sering Insecure

Rasa insecure mudah menghampiri orang-orang yang pernah mengalami patah hati. Besar kemungkinan mereka merasa tidak cukup baik untuk pasangannya. Ketika melihat pasangannya berbicara dengan orang lain, mereka akan merasa bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya.
(ADS)
Apa yang dimaksud dengan pistanthrophobia?
chevron-down
Kenapa orang tidak mudah percaya?
chevron-down
Apa ciri-ciri pistanthrophobia?
chevron-down