Konten dari Pengguna

Mengenal Proses Daur Hidup Belalang

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belalang. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Belalang. Foto: iStock

Belalang merupakan jenis serangga herbivora dalam ordo Orthoptera. Belalang dikenal hidup di alam penuh lembah dengan banyak rumput, serta tanaman rendah lainnya. Terdapat juga beberapa jenis belalang yang senang hidup di tebing, tanah, bebatuan, sampai tempat yang lembap dan penuh lumut.

Serangga dengan nama latin Dissosteira Carolina ini memiliki karakteristik unik berupa antena dengan ukuran lebih pendek dari tubuhnya. Selain itu, belalang juga memiliki ovipositor atau alat khusus pada serangga untuk bertelur yang pendek.

Layaknya serangga pada umumnya, belalang mempunyai sayap namun terkadang tidak dapat digunakan untuk terbang. Serangga yang satu ini lebih gemar melompat menggunakan femur belakangnya yang panjang dan kuat serta menghasilkan suara.

Suara ini berasal dari gesekan femur terhadap sayap depan atau abdomen (disebut stridulasi). Bahkan, suara bisa juga dihasilkan dari kepakan sayapnya sewaktu terbang.

Belalang. Foto: iStock

Belalang termasuk serangga dengan metamorfosis tidak sempurna. Proses awal urutan metamorfosis belalang berawal dari telur yang merupakan hasil pembuahan sel telur betina oleh belalang jantan.

Belalang betina sanggup menghasilkan hingga 10 hingga 300 butir setiap bertelur. Telur tersebut biasanya akan diletakkan di beragam tempat seperti dedaunan, batang tanaman, hingga di dalam tanah.

Kemudian telur yang menetas akan mengalami proses sebagai nimfa atau belalang kecil selama 25-40 hari. Belalang ini masih belum mempunyai akup dan alat reproduksi. Warna dari nimfa belalang pada awalnya putih tetapi akan berubah menjadi cokelat atau hijau jika terkena sinar matahari.

Setelah nimfa, belalang kemudian siap memasuki proses dewasa. Pada proses ini belalang sudah mempunyai sayap lengkap untuk terbang dan sistem reproduksi yang matang untuk pembuahan bersama belalang lain.

(Rav)