Konten dari Pengguna

Mengenal Sifat Ma'ani yang Sesuai dengan Kesempurnaan Allah SWT

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pria muslim sedang berdoa. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pria muslim sedang berdoa. Foto: Shutter Stock

Sebagai Sang Pencipta, Allah Swt memiliki sifat wajib yang harus ada pada-Nya. Setiap Muslim wajib meyakininya dalam hati, perkataan, dan perbuatan. Diwajibkan pula bagi mereka untuk meneladani sifat wajib Allah dalam kehidupannya.

Sifat wajib Allah selaras dengan keagungan-Nya sebagai pencipta alam semesta. Menurut jumhur ulama, sifat-sifat wajib Allah terdiri atas 20 sifat yang dikelompokkan menjadi empat bagian, salah satunya adalah sifat ma’ani.

Mengutip buku Pendidikan Agama Islam: Akidah Akhlak Mts Kelas VII, sifat ma’ani adalah sifat istimewa yang wajib ada pada Allah. Sifat ini terdiri dari qudrat, iradat, alim, hayat, sama’, bashar, dan kalam. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang sifat ma’ani lengkap dengan bentuknya yang bisa Anda simak.

Pengertian Sifat Ma’ani dan Bentuknya

Sifat ma’ani adalah sifat yang ada pada Allah dan sesuai dengan kesempurnaan-Nya. Sifat ma’ani dapat memunculkan sifat ma’nawiyah, yaitu sifat yang tetap ada pada zat Allah.

Ilustrasi pria muslim sedang beribadah. Foto: Shutter Stock

Sifat-sifat ma’ani juga dimiliki oleh makhluk ciptaan-Nya. Bedanya, jika dimiliki Allah, maka sifat ini menjadi tidak tebatas. Sedangkan jika dimiliki makhluk ciptaan-Nya, maka sifat ini menjadi sangat terbatas.

Sebagai contoh, Allah Maha hidup berarti Dia kekal dan tidak akan mati. Sedangkan makhluk-Nya juga hidup, tapi suatu saat pasti akan mati.

Sifat ma’ani jumlahnya ada tujuh, berikut penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari Akidah Akhlak Kelas VII Madrasah Tsanawiyah karya Taofik Yusmansyah:

1. Qudrat

Sifat qudrat artinya kuasa. Adanya alam semesta yang nampak beserta isinya, merupakan bentuk ciptaan Allah Swt. Gerak rangkaian planet yang teratur tanpa adanya tabrakan juga termasuk kuasa Allah Swt.

Peristiwa yang begitu rumit dan luar biasa itu hanya bisa dilakukan oleh Zat Yang Maha Kuasa. Untuk merenungi sifat qudrat, simak firman Allah dalam surat al-Ahzab ayat 27 berikut:

“Dan Dia mewariskan kepadamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak. Dan Allah Mahakuasa terhadap segala sesuatu.”

Ilustrasi sifat ma'ani Foto: Kementerian Pariwisata

2. Iradat

Sifat iradat artinya berkehendak. Kehendak Allah itu bersifat bebas, tanpa ada yang bisa melarang atau memerintah-Nya. Tidak karena terpaksa tidak pula karena ketidaksengajaan.

Dalam Alquran surat al-An’am ayat 73, Allah Swt berfirman: “Dia lah yang Menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia Berkata. "Jadilah" Maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar, dan milik-Nya lah segala kekuatan pada waktu sangkakala ditiup. Dia Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dia-lah Yang Mahabijaksana, Mahateliti”

3. Alim

Sifat alim artinya Maha Mengetahui. Allah mengetahui segala hal yang ada di langit dan di bumi. Bagi Allah, untuk menciptakan sesuatu tidak perlu belajar terlebih dahulu.

Allah telah memiliki ilmu yang lengkap. Pengetahuan Allah bersifat menyeluruh, sangat luas, dan tak terbatas. Segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tidak, ada dalam pengetahuan-Nya.

Ilustrasi berdoa. Foto: Shutter Stock

4. Hayat

Sifat hayat artinya Maha Hidup. Hidupnya Allah berbeda dengan makhluk. Allah Maha Hidup dan tidak memerlukan sesuatu untuk bertahan hidup seperti halnya manusia, hewan, dan tumbuhan.

Hidupnya Allah tidak ada awal dan tidak berkesudahan. Allah hidup sebagaimana Dia ada, tanpa didahului oleh apapun dan siapapun.

5. Sama’

Sifat sama' artinya Maha Mendengar. Semua suara dan bunyi, baik yang jelas ataupun samar, dapat didengar oleh Allah Swt. Bahkan, yang tidak terdengar oleh makhluk pun Allah bisa mendengarnya.

Pendengaran Allah tidak sama dengan mahkluk. Sebab, makhluk membutuhkan alat untuk mendengar, tetapi Allah tidak.

Ilustrasi contoh berdoa. Foto: Shutter Stock

6. Bashar

Sifat bashar artinya Maha Melihat. Segala sesuatu yang tampak dan tersembunyi, tidak ada yang luput dari pandangan dan pengawasan Allah Swt. Berbeda dengan makhluk-Nya, Allah melihat semuanya tanpa bantuan alat.

“Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi bencand-apa pun (terhadap mereka dengan membunuh nabiznabi itu), (karena itul mereka menpadi buta dan tuli, kemudian Allah Menerima taubat mereka, latn banyak di untara mereka buta dan tuli. Dan Allah Maha Melihalapn yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Maidah: 71)

7. Kalam

Sifat kalam artinya berbicara atau berfirman. Allah sebagai zat yang bersifat kalam mampu mengeluarkan firman kepada hamba-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam surat Asy-Syura ayat 51 berikut:

“Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahatinggi, Mahabijaksana"

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan sifat ma'ani?

chevron-down

Sifat Ma’ani adalah sifat yang ada pada zat Allah yang sesuai dengan kesempurnaan-Nya.

Apa saja bentuk dari sifat ma'ani yang dimiliki Allah Swt?

chevron-down

Sifat ma'ani meliputi qudrat, iradat, alim, hayat, sama’, bashar, dan kalam.

Apa arti dari Bashar?

chevron-down

Bashar adalah sifat wajib Allah yang artinya Maha Melihat. Segala sesuatu yang tampak dan tersembunyi, tidak ada yang luput dari pandangan dan pengawasan Allah Swt. Berbeda dengan makhluk-Nya, Allah melihat semuanya tanpa bantuan alat.