Mengenal Sikap Defensif beserta Bahasa Tubuhnya yang Perlu Diperhatikan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Defensif adalah sikap bertahan yang dilakukan seseorang ketika tertimpa suatu masalah. Umumnya, sikap ini diberikan saat seseorang mendapat kritikan atau hinaan.
Mengutip buku The Great Marriage 6: 6 Terobosan Menuju Pernikahan yang Sehat dan Bahagia karya Deny Hen (2018), tujuan seseorang bersikap defensif yaitu ingin melindungi diri dari rasa sakit. Meski lazim dilakukan, tapi sikap ini tidak dianjurkan karena dapat memperkeruh konflik yang sedang terjadi.
Sikap defensif menggambarkan egoisme yang terlalu tinggi, sehingga seseorang sulit menerima masukan dan saran. Orang yang defensif akan terus mempertahankan argumen, pendapat, atau tindakannya yang salah.
Sikap defensif bisa membuat seseorang ingin menang sendiri. Bagaimana bahasa tubuh orang yang defensif? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut.
Bahasa Tubuh Sikap Defensif
Sikap defensif sering kali tercermin dalam tingkah laku seseorang. Secara natural,orang yang defensif akan menyilangkan tangan atau membungkukkan badannya.
Hal tersebut terjadi secara spontan ketika seseorang bingung harus berekspresi seperti apa. Dalam keadaan tertekan dan tidak nyaman, sikap defensif sering kali ditampilkan dengan sangat jelas.
Sikap defensif dapat menunjukkan rasa tidak percaya diri yang dimiliki seseorang. Bahasa tubuh ini tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dirangkum dari buku Cara Cepat Membaca Bahasa Tubuh Semudah Membaca Koran karya Asti Musman (2020), berikut penjelasannya:
1. Menyilangkan tangan
Menyilangkan tangan di dada menunjukkan sikap defensif. Jika diartikan, sikap ini menjelaskan bahwa seseorang sedang berusaha membentuk penghalang antara koneksi dan komunikasinya.
Gerakan ini juga menunjukkan sikap diri yang tertutup dan cenderung tidak nyaman terhadap situasi yang sedang terjadi. Bahasa tubuh ini sering kali ditemukan saat terjadi proses negosiasi.
Di sisi lain, bahasa tubuh ini juga bisa menjadi isyarat ketidaksetujuan terhadap pendapat atau keputusan yang sedang dibuat. Menyilangkan tangan juga bisa mengisyaratkan seseorang sedang menunjukkan pendiriannya terhadap pendapat yang telah ia buat.
2. Lengan disilangkan dan mengambil langkah mundur
Jika seseorang menyilangkan lengan sambil melangkah mundur, maka bisa jadi ia sedang bersikap defensif. Sikap ini bisa diartikan sebagai sikap mempertahankan pendapat pribadinya.
Ia tidak menerima masukan dan sudut pandang dari orang lain ataupun lawan bicara. Perilaku ini menjadi gesture klasik yang dilakukan seseorang ketika merasa tidak nyaman dengan lingkungannya. Bahasa tubuh ini menunjukan ketidaktertarikan lawan bicara Anda.
Mengutip buku The Story of Body Language karya Mira FD (2021), sikap defensif juga menunjukan ketidakpedulian seseorang. Jika dilakukan pada momen yang kurang tepat, ia bisa dianggap sebagai orang yang tidak bisa menghargai lawan bicaranya.
Untuk itu, Anda perlu mengubahnya secara perlahan. Jika sedang berkomunikasi dengan orang lain, sebisa mungkin gerakkan tangan Anda dan jangan disilangkan.
Gesture yang baik dapat mencerminkan antusiasme Anda dalam percakapan tersebut. Bersikap lah terbuka dan apa adanya agar lawan bicara semakin nyaman berbincang dengan Anda.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan defensif?

Apa yang dimaksud dengan defensif?
Defensif adalah sikap bertahan yang dilakukan seseorang ketika sedang ditimpa suatu masalah.
Mengapa orang bersikap defensif?

Mengapa orang bersikap defensif?
Tujuan seseorang bersikap defensif yaitu ingin melindungi diri dari perasaan sakit.
Bagaimana bahasa tubuh orang yang bersikap defensif?

Bagaimana bahasa tubuh orang yang bersikap defensif?
Secara natural,orang yang defensif akan mengilangkan tangan atau membungkukan badannya.
