Konten dari Pengguna

Mengenal Syiah, Aliran Ilmu Kalam yang Jadi Pembela Ali bin Abi Thalib

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alquran sebagai pedoman umat Islam, termasuk Syiah. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alquran sebagai pedoman umat Islam, termasuk Syiah. Foto: Pexels

Syiah adalah sebutan untuk aliran dalam ilmu kalam yang menjadi pengikut Ali bin Abi Thalib. Secara etimologis, Syiah berasal dari bahasa Arab yang berarti pembela atau pengikut seseorang.

Muhammad Husain Attaba’I menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Syiah Islam bahwa Syiah adalah kaum muslimin yang menganggap pergantian kekhalifahan Nabi Muhammad SAW merupakan hak istimewa yang dimiliki keluarga nabi (ahlul bait). Mereka meyakini bahwa Ali berhak atas pergantian tersebut, bukan yang lain.

Muslim Syiah memiliki perbedaan pandangan yang tajam dalam menafsirkan Alquran, Hadis, dan lainnya. Sebagai contoh, perawi Hadis dari Muslim Syiah berpusat pada perawi dari Ahlul Bait saja, sementara yang lainnya seperti Abu Hurairah tidak dipergunakan.

Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang Syiah lengkap dengan sejarah dan doktrin ajarannya.

Muslim Syiah di Iran. Foto: AFP/MEHDI MARIZAD

Sejarah Syiah

Menurut Abu Zahrah, Aliran Syiah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Utsman bin Affan kemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Sedangkan menurut Mongomary Watt, aliran Syiah mulai muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abi Sofyan yang dikenal dengan Perang Siffin.

Dalam peperangan ini, sebagai respons atas penerimaan Ali terhadap tahkim atau arbitrase yang ditawarkan Mu’awiyah, pasukan Ali bin Abi Thalib terpecah menjadi dua. Pertama kelompok yang mendukung sikap Ali bin Abi Thalib (Syiah) dan kelompok yang menolak sikap Ali bin Abi Thalib (Khawarij)

Di antara tokoh Aliran Syiah yang terkenal adalah Abu Dzar al Ghiffari, Miqad bin Al aswad, Ammar bin Yasir dan sejumlah ulama yang menyatakan diri sebagai keluarga Nabi Muhammad saw (Ahlul Bait).

Calon Presiden Iran, Ebrahim Raisi, tokoh Syiah masa kini. Foto: Official Khamenei website/Handout via REUTERS

Doktrin Ajaran Syiah

Mengutip buku Akidah Akhlak Siswa Kelas XI MA, berikut doktrin yang diajarkan aliran Syiah:

  • Tauhid, bahwa Allah SWT adalah Maha Esa.

  • Al ‘Adl, bahwa Allah SWT adalah Maha Adil.

  • An Nubuwwah, bahwa kepercayaan Syiah meyakini keberadaan para nabi sebagai pembawa berita dari Tuhan kepada umat manusia. Muslim Syiah meyakini beberapa hal seperti: Jumlah nabi dan rasul Allah ada 124.000; Nabi dan rasul terakhir ialah Nabi Muhammad saw; Nabi Muhammad saw suci dari segala aib dan tiada cacat apa pun; Ahlul Baitnya, yaitu Ali, Fatimah, Hasan, Husain dan 9 Imam dari keturunan Husain adalah manusia-manusia suci; dan Al-Qur'an ialah mukjizat kekal Nabi Muhammad saw.

  • Al Imamah, bahwa Syiah meyakini adanya imam-imam yang senantiasa memimpin umat sebagai penerus risalah kenabian.

  • Al Ma’ad, bahwa akan terjadinya hari kebangkitan.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu Syiah?

chevron-down

Syiah adalah sebutan untuk aliran dalam ilmu kalam yang menjadi pengikut Ali bin Abi Thalib.

Bagaimana pandangan Muslim Syiah terhadap ajaran Islam?

chevron-down

Muslim Syiah memiliki perbedaan pandangan yang tajam dalam menafsirkan Al-Qur'an, Hadis, dan lainnya. Sebagai contoh, perawi Hadis dari Muslim Syiah berpusat pada perawi dari Ahlul Bait saja, sementara yang lainnya seperti Abu Hurairah tidak dipergunakan.

Siapa saja tokoh Syiah yang terkenal?

chevron-down

Tokoh Syiah yang terkenal yaitu Abu Dzar al Ghiffari, Miqad bin Al aswad, Ammar bin Yasir dan sejumlah ulama yang menyatakan diri sebagai keluarga Nabi Muhammad saw (Ahlul Bait).