Konten dari Pengguna

Mengenal Teknik 5W 1H dalam Dunia Jurnalistik

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jurnalistik Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jurnalistik Foto: Unsplash

Teknik 5W 1H menjadi salah satu metode andalan di dunia jurnalistik. Teknik sederhana ini kerap digunakan untuk menyajikan berita secara lengkap dan mendalam kepada pembaca.

Mengutip buku Rangkuman Lengkap Bahasa Indonesia: SMA IPA kelas 10/11/12 oleh Tim Guru Indonesia (2016), 5W 1H adalah cara mengungkap pokok-pokok informasi suatu paragraf atau wacana.

Teknik ini merupakan rumus klasik dari Rudyard Kippling, penulis berkebangsaan Inggris. Teknik 5W 1H terdiri dari beberapa unsur, yaitu:

  • What: Apa yang terjadi?

  • Who: Siapa yang terlibat dalam peristiwa itu?

  • Why: Mengapa hal itu bisa terjadi?

  • When: Kapan peristiwa itu terjadi?

  • Where: Di mana peristiwa itu terjadi?

  • How: Bagaimana peristiwa itu terjadi?

Ilustrasi jurnalistik Foto: Unsplash

5W 1H dalam Jurnalistik

Mengutip buku Bercermin Lewat Tulisan yang ditulis Mathilda AMW Birowo (2013), unsur dalam teknik 5W 1H dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. What

Unsur ini berupaya menjelaskan objek berita, yaitu peristiwa atau kejadian yang menjadi sorotan publik. Dalam penulisan berita, unsur what memuat fakta dan kenyataan. Misalnya, pernikahan agung Pangeran William dan Kate, peresmian cabang, pergantian menteri, dan lainnya.

2. Who

Who menjelaskan tentang tokoh atau pejabat yang menjadi narasumber berita yang digaungkan. Unsur ini dapat memuat satu orang atau lebih, namun bukan sekelompok orang. Apabila yang dimaksud adalah sekelompok orang, who bukanlah nama secara individual, namun nama kelompok seperti ASEAN.

3. Why

Why adalah bentuk penjelasan awal dan latar belakang peristiwa, acara, ataupun kejadian. Jika objek yang dibahas berkaitan dengan penandatangan kerja sama, maka perlu disebutkan latar belakang, tujuan, dan keuntungan kerja sama tersebut.

4. When

When memaparkan waktu dan tanggal terjadinya suatu peristiwa yang diberitakan. Unsur ini juga bisa berupa waktu ketika narasumber menyampaikan penjelasan.

Khusus peristiwa seremonial, unsur when cukup disebut hari, tanggal, dan tahun. Namun peristiwa besar seperti kecelakaan atau bencana harus ditulis detail, mulai dari hari, jam, dan lainnya.

5. Where

Where merupakan lokasi terjadinya suatu peristiwa. Ini mencakup lokasi narasumber yang diwawancarai.

6. How

How menjadi unsur yang paling penting dalam teknik 5W 1H. Unsur ini memaparkan kejadian secara rinci dan sistematis. Jika pembahasan menyakut suatu produk, penulis dapat menyinggung pemasaran, target, hingga antisipasi kendala.

(GTT)